❗❗DILARANG KERAS PLAGIAT/JIPLAK DALAM BENTUK APAPUN❗❗
WARNING ⚠ (21+) 🔞
Tidak ada deskripsi langsung baca saja. apabila tidak sesuai bisa langsung di skip. jangan meninggalkan komentar jahat kecuali komentar yang bersifat membangun.
Terinspirasi...
Pagi hari ini Sagara dan Gavya bermesraan. Mereka bisa seperti ini karena pindah ke kamar tamu. Sedangkan kamar utama mereka sedang di tempati kedua anaknya tidur disana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku mencintaimu sayang" ucap Sagara.
"Aku juga mencintaimu. " balas Gavya.
Mereka mulai melumat bibir satu sama lain lagi. Lalu tiba-tiba mendengar ketukan pintu yang ternyata adalah kedua anaknya.
Tok... Tok.. Tok
"Mommy Daddy keluar. Kita harus bersiap ke villa " ucap Carlo.
Gavya menghela nafas lalu turun dari ranjang dan mulai memakai bajunya. Begitupun dengan Sagara.
Ceklek
Sagara membuka pintu. Ia melihat putra dan putrinya sudah berdiri di depan pintu.
"Baiklah kita akan bersiap." ucap Sagara.
"Logan" panggil Sagara.
"Iya Tuan ada apa? " tanya Logan pada Sagara.
"Suruh bibi pengasuh twins segera mempersiapkan barang yang akan di bawa ke villa. Dan juga beri tau untuk segera mempersiapkan twins juga secepatnya." ucap Sagara.
"Baik Tuan" balas Logan.
"Kalian ikut uncle Logan dan bersiap siaplah mommy dan Daddy juga akan segera bersiap. Lalu tunggu di bawah setelah siap. Mengerti" ucap Sagara.
"Oke Daddy kami akan bersiap siap" ucap Cleo.
Di Ruang Tamu Mansion
Carlo dan Cleo sudah duduk dan bersiap akan ke villa. Mereka sedang menunggu Daddy dan Mommy yang bersiap siap. Tapi mereka kesal karena lama sekali.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ayo kita berangkat twins" ucap Gavya sambil berjalan menuju sang anak.
Twins mendekat ke arah Gavya dan memeluk pinggang ramping Gavya. Sagara melihat kedua anaknya yang begitu menyayangi istrinya dia tersenyum. Sagara mendekat dan ikut memeluk Gavya juga. Sekarang mereka berempat berpelukan.
"Sudah ayo berangkat. Kenapa kita semua malah berpelukan begini sih " ucap Gavya lalu setelahnya ia menggandeng tangan twins sedangkan Sagara berjalan di belakang istri dan kedua ankanya.
Di villa
Setelah mencapai perjalanan yang lumayan panjang akhirnya mereka semua sampai si villa. Mereka sudah meletakkan barang barangnya. Waktu berlalu begitu cepat. Malampun akhirnya tiba kini mereka semua sedang bersantai di ruang tamu villa. Sedangkan anak anak mereka tertidur karena kecapean.
Ira dan Gio di karuniai satu putra yang bernama Gevan Fransisco. Gevan ini lebih muda empat bulan dari Carlo dan Cleo. Tapi mereka bisa satu kelas saat sekolah karena memang sengaja di percepat oleh Ira dimasukan ke sekolah bersama twins agar ankanya selalu bersam twins selalu. Jadi saat kemana mana mereka akan selalu bertiga.
"Akhirnya kita semua berkumpul bersama. Dan akhirnya juga kita mendaptkan kebahagiaan kita ya Gavya. Setelah apa yang kita lalui selama ini." ucap Ira.
"Iya Ira, dulu aku benar-benar tidak berani bermimpi kebahagiaan terlalu jauh. Bersamamu sudah cukup menurutku dulu. Dan sekarang kita berdua menemukan kebahagiaan yang luar biasa. Aku benar-benar bersyukur Ira" ucap Gavya.
"Kami juga bersyukur memiliki kalian" sela Gio yang tiba-tiba datang sehabis bermain catur dengan Sagara tadi.
Sagara menghampiri Gavya dan duduk disampingnya sambil merangkul pinggang Gavya agar lebih mendekat padanya.
"Aku yang lebih bersyukur mendapatkanmu sayang. Kamu adalah istri dan ibu yang baik untuk anak anak kita. Terima kasih telah menerimaku yang banyak kekurangan dan maafkan aku yang dulu pernah menyakiti fisikmu. Sumpah Demi apapun saat ini dan sampai selamanya hanya kamu yang aku cintai dan anak anak kita juga" ucap lembut Sagara membuat Gavya tersenyum sambil meneteskan air mata.
Gavya terharu dengan ucapan Sagara. Sedangkan Gio juga mendekat ke adiknya dan mencium kening Gavya.
"Dan Terimakasih masih bertahan sejauh ini lalu berkumpul bersamaku mami dan papi" ucap Gio.
Gavya berdiri dan memeluk Gio. Sagara maupun Ira tersenyum melihat kakak dan adik yang berbahagia. Sedangkan untuk papi dan mami sedang di Italy saat ini.
"Sudah jangan sedih sedih. Sekarang waktunya barbeque" ucap Ira membuat Gavya dan Gio melepaskan pelukannya lalu mereka barbeque bersama dan tertawa bersama dengan bahagia.
Gavya dan Ira sudah mendapatkan kebahagiaan mereka masing masing berkat kesabaran yang selama ini mereka jalani. Kini akhir dari kisah mereka telah berakhir dengan penuh senyuman kebahagiaan yang melimpah.
INI BAKAL ADA SEASON 2 NYA YANG AKAN BERCERITA TENTANG ANAK ANAK GAVYA DAN SAGARA YAKNI CARLO DAN CLEO. TAPI LEBIH CONDONG KE CLEO.
TAPI SETELAH AKU HIATUS BEBERAPA HARI YA. BARU ADA SEASON 2 NYA. AKU MAU MENENANGKAN DIRI DULU DARI HUJATAN HUJATAN PARA READERS YANG SEENAKNYA TANPA MEMIKIRKAN PERASAAN ORANG LAIN.
DAN SEASON 2 NANTI BERCERITA DI SEKOLAH BISA DIBILANG SMA KEMUNGKINAN KELAS 3 . NANTI KALAU AKU UDAH COME BACK AKU KABARIN GUYS.
JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN DAN TERIMAKASIH SUDAH SELALU SUPPORT AKU SELAMA INI. MAAF YA KALAU TULISANKU BERANTAKAN DAN AWUR AWURAN. PADA DASARNYA INI HANYA UNTUK HIBURAN SAJA. JADI PENTINGNYA SKIP BILA TIDAK SESUAI DENGAN KEINGINAN KALIAN. OH YA JANGAN MENINGGALKAN KOMENTAR MENYAKITKAN KARENA MENYAKITI HATI ORANG LAIN ITU TIDAK BAIK. JADI SKIP BILA TIDAK SUKA.