HALO GUYS....KALIAN SEHAT KAN?
SEHATLAH, JANGAN SAKIT-SAKIT
YUK LANJUT YUK KISAH NOE FIRZA ROW DAN LARAS GARTIANA
HUHU SORRY GUYS KALAU LAMAAA BANGET NGGAK LANJUT-LANJUT, SOALNYA AKU MASIL FINISHING CERITA INI SEDANGKAN OTAKKU LEMOT JADI YAAA GITU NGGAK BISA CEPET
OKE ARE YOU READE CHAPTER 46 GUYS
ENJOY AND HAPPY READING GUYS....
JANGAN LUPA CINTAI CERITA INI DENGAN VOTE DAN COMMENT SEBANYAK-BANYAKNYA GUYS
Kedua tangan Noe sibuk melipat kertas fotocopy-an lalu dimasukan ke dalam buku catatannya, begitupun dengan bolpoin yang hampir habis tintannya itu dikaitkan pada pengait bolpoin pada sampul buku catatan. Ia pun mendekap semua barang tersebut di pelukannya. Ketika Noe beranjak berdiri, ia dan beberapa teman karyawan yang masih tinggal di ruang rapat pun dikejutkan oleh padamnya lampu dan salah satu karyawan segera menarik gorden yang menutupi jendela besar di ruangan tersebut.
"Yuk, sudahkan beberesnya?" Bu Sisi menatap Noe.
"Sudah Bu." Noe mengangguk.
Noe dan Bu Sisi pun melangkah bersama keluar dari ruang rapat lalu menuju ke ruangan kerja mereka yang berada di dua lantai di bawah lantai rapat. Ini pertama kalinya bagi Noe melangkah di lorong gelap di dalam kantor yang biasanya terang benderang sehingga terkadang waktu siang pun tidak terasa.
"Kok tumben-tumbenan nih kantor mati lampu?"
"Iya, biasanya juga diberi pengumuman kalau ada pemadaman listrik."
"Oh astaga, pekerjaan gue! Duluan ya."
Noe menatap punggung salah satu karyawan yang berlari itu dengan ikut merasakan betapa panik dia. Karena adanya pemandaman listrik, tangga darurat kini dipenuhi oleh para karyawan. Noe mau tak mau harus melewati tiga puluh dua anak tangga dan harus berbagi jalan dengan karyawan lain untuk menuju ruang kerjanya. Peluh menitik di wajah mengiringi langkah Noe meniti satu persatu anak tangga. Dengan hanya menghabiskan waktu sepuluh menit, ia akhirnya telah sampai pada lantai yang menjadi tujuannya lalu kembali melanjutkan langkahnya menuju ruang kerja yang berjarak sepuluh meter dari tangga darurat.
Setiba di depan ruang kantor yang pintunya terbuka lebar, Noe segera masuk lalu segera duduk di kursinya.
"Uuh panasnyaaa," gumam Noe sambil mengibas-ngibaskan tangannya ke wajah dan ke lehernya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Salah Hati [Noe&Laras]
FanfictionWARNING! JANGAN SALAH LAPAK! Noe Firza Row, gadis tomboy yang memberanikan diri untuk mengubah penampilannya sesuai dengan jati diri dan kenyamanannya. Dengan penampilan manly-nya dan ditambah wajah yang tampan, kerap membuat orang salah pandang k...