#50

220 13 5
                                        


HALO GUYS, KALIAN SEHAT KAN?

SEHATLAH, JANGAN SAKIT-SAKIT

GIMANA NIH LIBURANNYA? AKU UP DI HARI TERAKHIR LIBURAN YAW



YANG MENUNGGU, SELAMAT MEMBACA

JANGAN LUPA VOTE UNTUK CERITA INI

BERI KOMEN UNTUK CERITA INI DAN AUTHORNYA







ENJOY AND HAPPY READING GUYS...







Segera mengenakan helm dan jaket lalu Noe melangkah menaiki motor.

"Mari Bu Sisi saya duluan." Noe mengangguk dan tersenyum sedangkan tangan kanannya memutar kunci motor dan tangan kirinya menegan tombol starter.

"Iya, hati-hati Bu Noe," dengan senyuman dan anggukan pula Bu Sisi memberi tanggapan.

Dengan kedua kaki yang dijejakkan ke tanah berpaving, Noe memundurkan motornya, keluar dari tempat parkir dan tanpa berlama-lama ia segera melajukan kendaraannya meninggalkan area parkir kantor. Bergabung dalam keramaian jalan raya yang tak jarang membuat kemacetan yang lumayan panjang tak membuat Noe menurunkan kecepatan dan justru menambah sedikit kecepatan kendaraan ketika ia telah berhasil melalui kemacetan.

Sejauh tujuh puluh kilo meter yang biasanya Noe menepikan kendaraanya pada jalur kanan untuk bersiap berbelok pada sebuah gang yang menjadi jalan tembus untuk ke rumah Laras, kali ini Noe tetap melajukan kendaraan di jalur kiri dan yang menjadi tujuannya adalah sebuah mall. Dengan kecepatan sembilan puluh kilometer perjam, Noe mulai melambatkan laju kendaraannya dan berbelok masuk ke parkiran mall.

Setelah menerima tiket, Noe segera mengarahkan motornya ke parkiran outdoor dan memenuhi satu parkiran kosong yang berada tak jauh dari pintu masuk parkir sepeda motor. Noe segera mematikan mesin motornya, melepaskan helm dan jaket lalu memasukkan ranselnya di dalam jok motor kemudian ia segera melangkah menuju pintu masuk mall. Sambil melangkah, Noe membuka kolom chat dengan Laras, tapi sebelum kedua ibu jarinya mengetik, mata telah menemukan sosok yang ingin ia cari. Segera memasukkan kembali ponsel ke dalam saku celana lalu Noe pun berlari-lari kecil menghampiri wanita mungil itu.

"Hay cewek kiw kiw kiw sendirian aja?" Goda Noe sambil merangkulkan tangannya ke pundak Laras dan seperti biasa dengan raut tidak suka, Laras melepaskan pelukan tangannya.

"Buruan."

"Oh ayolah baru sampai juga lho. Sudah buruan-buruan aja nih orang. Santai napa?"

"Lagi nggak mau keluar No, gue."

Salah Hati [Noe&Laras]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang