HAY GUYS.....KALIAN SEHAT KAN?
SEHATLAH, JANGAN SAKIT-SAKIT
TERIMA KASIH BUAT YANG SETIA MENUNGGU
MAAF YA, JIKA CHAPTER INI BELUM SESUAI DENGAN PERMINTAAN KALIAN UNTUK MENCERITAKAN PART-NYA LARAS DAN NOE. SABAR DULU. AKU TAHU KALIAN PALING SUKA PART CERITA NOE LARAS, TAPI INGAT MEREKA JUGA BANYAK KISAH PRIBADI YANG PERLU DIULAS JUGA. NANTI AKAN SAATNYA KOK CERITA FULL NOE LARAS YA GAAEES
KU HARAP KALIAN TETEP MENYUKAI CHAPTER INI
JANGAN LUPA VOTE DAN SPAM COMMENT GAEES
ENJOY AND HAPPY READING GUYS...
Noe telah mengambil sebuah keputusan mutlak, ia tak ragu untuk meletakkan surat pengunduran dirinya dan buku memo kecil yang selama ini ia bawa untuk mencatat jadwal dan hal-hal penting untuk Bu Hanasa di atas meja kerja Bu Hanasa. Bukan karena Noe menjadi sosok pembenci orang-orang yang memiliki hati yang menyimpang, tapi ia takut masalahnya dengan atasan akan menjadikannya tidak professional dalam bekerja dan Noe pun ingin atasannya yang baik hati itu dapat kembali ke 'jalan yang lurus'
Setelah menutup pintu ruang kerja Bu Hanasa, Noe segera bergegas keluar kantor yang selama tujuh bulan ini telah menjadi lapang pekerjaannya sekaligus sebagai tempat penambah ilmu dalam bidang fashion. Di sepanjang perjalanan menuju keluar gedung, Noe berkali-kali harus membalas sapaan dari karyawan dan karyawati dengan tanpa mengucapkan selamat tinggal.
Namun saat hampir sampai beranda lobi, Noe harus terpaksa menghentikan langkahnya sebab ia melihat mobil Bu Hanasa berhenti di depan pintu lobi. Noe segera duduk di sofa yang tersedia tak jauh dari pintu keluar masuk kantor dan biasanya digunakan untuk menunggu lalu mengambil koran yang tergeletak di atas meja kemudian ia lebarkan sehingga wajahnya tertutup penuh oleh koran itu.
Suara khas high hlees bergeletuk di atas lantai berkeramik mahal mengiringi langkah perempuan berkepala tiga yang selalu tidak pernah salah dalam ber-fashion itu, selalu cantik dan elegan. Setelah melihat Bu Hanasa masuk ke dalam lift, Noe segera menutup koran itu, meletakkan ke tempat semula lalu ia bergegas keluar kantor.
Dengan motornya, Noe melajukan kendaraan melawati padatnya jalan raya untuk menuju ke Skynas Hotel's yang berjarak lima puluh meter dari Swan Group. Empat puluh menit menempuh perjalanan yang lumayan menguras kesabaran dan melatih skill-nya bermotor dalam menyalip-nyalip mobil, truk dan bus yang berhenti dengan posisi yang membutuhkan cukup effort untuk terus melajukan motornya di tengah-tengah kendaraan bermuatan banyak itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Salah Hati [Noe&Laras]
Fiksi PenggemarWARNING! JANGAN SALAH LAPAK! Noe Firza Row, gadis tomboy yang memberanikan diri untuk mengubah penampilannya sesuai dengan jati diri dan kenyamanannya. Dengan penampilan manly-nya dan ditambah wajah yang tampan, kerap membuat orang salah pandang k...