MURNI HASIL KARYA SENDIRI!
jangan promosi cerita lain di lapak ini!
........
Ashana Arawinda Teratai
seorang gadis cantik yang berusaha mengejar cinta nya yang hilang karena suatu kesalah pahaman saat masa kecil nya yang kelam.
Adelion...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
===========================
kringggg!!
Suara bel masuk sudah terdengar nyaring, namun sepertinya suara bel itu tidak membuat seorang gadis pergi dari tempat duduknya.
Ana memakan bakso miliknya dengan lamunan yang menyelimutinya, dirinya masih sibuk memikirkan ibunya, apakah ibunya sudah makan? dia jadi ingin cepat cepat mengeluarkan Rania dari bangunan itu.
Satu persatu murid mulai meninggalkan area kantin, namun sepertinya Ana enggan untuk pergi dari sana, tidak salah kan jika dirinya hari ini bolos sekali saja? toh selama ia bersekolah disini, ia belum pernah merasakan bolos jam belajar.
"Woy!".
Ana terlonjak kaget saat seseorang menepuk pundak nya dari belakang, lalu kepalanya melihat siapa orang itu.
"Lo kenapa disini?".
"Lo juga ngapain disini?".
Rega menghela nafas pelan, lalu ikut menduduki bangku kosong yang berada di depan Ana.
"Lo ngapain sih? pergi sana!".
"Dih? geer Lo! orang gue juga mau makan". Ujar Rega.
Lalu terlihat seorang penjual mie ayam mendatangi meja itu dengan membawa sebuah nampan.
"Di meja lain bisa kan? gue mau sendiri".
Rega menggelengkan kepalanya dengan enteng, "Nggak, gue mau disini, lagian meja ini kan punya ibu kantin, siapa Lo ngatur ngatur". Ucap Rega, yang menurut Ana sangatlah menyebalkan.
"Ck, terserah Lo".
"Lagian kalo Lo duduk disini sendiri, terus nanti ada Osis nyamperin Lo gimana? gue sih gampang ya tinggal sogok osis pake muka ganteng gue".
"Dih tengil banget Lo!".
Rega mengedikan bahu nya, lalu mengaduk mie ayam miliknya dengan menuangkan racikan bumbu pada mie tersebut.
"Lo ada masalah? mau cerita? gue siap dengerin".
Ana mendongak, menatap pria di hadapannya dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Kesambet apaan Lo?".
"Gue cuma mau bantuin Lo, tapi kalo Lo gamau gapapa". Ucap Rega dengan mulut yang masih sibuk memakan mie ayam miliknya.