🕊🕊🕊🕊🪞🪞🪞🪞🪞🌹🌹🌹🌹🌹
____________________________________Malam itu, ruangan keluarga Pak Nehan kembali terasa hangat dengan kehadiran anggota keluarga yang penuh semangat. Semua orang sudah siap untuk menggelar acara yang telah dipersiapkan dengan teliti. Setelah beberapa minggu mempersiapkan segala sesuatu, saatnya tiba untuk mewujudkan pernikahan yang sederhana namun elegan.
Pak Nehan berdiri dengan tenang di tengah ruangan yang dipenuhi kerabat dekat, mengamati hasil kerja keras semua orang. Lampu gantung klasik yang terpasang di langit-langit memantulkan cahaya lembut yang membuat suasana semakin intim. Semua tanda-tanda persiapan kini sudah tercapai, dan sekarang yang dibutuhkan hanya eksekusi.
"Semua sudah dipersiapkan dengan baik," kata Pak Nehan sambil menatap ke arah saudara-saudaranya yang sudah bekerja keras. "Pernikahan ini bukan hanya tentang aku dan Hasana, ini tentang kita semua. Keluarga ini telah bekerja keras untuk membuat segalanya sempurna." Pak Nehan melirik ke arah Bu Analeah yang duduk dengan tenang, memastikan bahwa dekorasi dan gaun pengantin telah sesuai dengan keinginan Hasana. "Analeah, terima kasih. Semuanya terlihat sangat indah dan simpel. Hasana pasti akan merasa nyaman."
Bu Analeah membalas dengan senyum puas. "Semua sesuai dengan karakter Hasana, Mas. Aku sudah pastikan semuanya sempurna."
Pak Nehan kemudian menatap Mas Usada, yang sudah siap dengan dekorasi tenda dan panggung yang sederhana namun memukau. "Usada, terima kasih atas bantuanmu. Acara ini akan terasa begitu pribadi."
Mas Usada tersenyum. "Aku pastikan semuanya rapi dan sesuai rencana, Mas."
Kemudian, Pak Nehan menoleh ke Randika, adik sepupunya yang bertugas mengurus makanan dan kelompok sinoman. "Randika, apakah semuanya sudah siap? Menu makanan dan sinoman harus benar-benar terkoordinasi dengan baik."
Mas Randika mengangguk dengan percaya diri. "Semua sudah siap, Mas. Tim dapur sangat antusias untuk mempersiapkan menu yang terbaik."
Pak Nehan tersenyum puas, dan pandangannya beralih ke adik sepupunya yang lainnya, Radinka. "Radinka, semua kebutuhan Hasana sudah siap, kan? Aku ingin dia merasa nyaman sepanjang acara."
Mbak Radinka mengangguk. "Semua sudah disiapkan dengan baik, Mas. Tidak ada yang terlupa."
Pak Nehan kemudian berbicara kepada Pak Raynar, kakaknya, mengenai teknis lainnya. "Pak Raynar, untuk MC dan dokumentasi, semuanya sudah siap?"
Pak Raynar tersenyum, menunjuk pada Nearin yang sudah siap bertanggung jawab untuk memilih MC yang tepat. "Nearin sudah siap dengan pilihan MC yang akan membawa suasana yang tepat untuk acara ini."
Pak Nehan kemudian menoleh ke Mbak Nearin, yang duduk santai sambil menatap layar ponselnya. "Nearin, aku percayakan padamu untuk memilih MC yang tepat. Aku ingin suasana tetap ringan dan hangat."
Mbak Nearin mengangguk. "Tentu, Mas. Aku sudah memilih seseorang yang bisa menjaga suasana tanpa terkesan berlebihan."
Pak Nehan kemudian memandang Inoya, adik laki-lakinya. "Inoya, apakah rundown acara sudah selesai?"
Mas Inoya mengangguk. "Sudah, Mas. Aku buat sesimple mungkin, semuanya akan berjalan lancar."
Dengan semua persiapan yang sudah diselesaikan, Pak Nehan merasa tenang. Semua orang telah melaksanakan tugas mereka dengan penuh dedikasi. Kini, tinggal pelaksanaan acara yang hanya membutuhkan ketenangan dan kedamaian hati. Keluarga besar ini sudah siap untuk merayakan pernikahan yang akan menjadi kenangan indah dalam hidup mereka.
###
Pagi itu di sudut ruangan, Bu Amelia, kakak ipar Pak Nehan, dengan penuh perhatian membantu Mbak Hasana mengenakan gaun pengantin tersebut. Sebagai istri dari Pak Amanda, Bu Amelia tahu betul bagaimana pentingnya momen ini bagi Mbak Hasana dan keluarga besar. Dengan senyuman lembut, dia memandu Mbak Hasana untuk mengenakan gaun itu satu per satu, memeriksa apakah semuanya rapi, dan pastikan bahwa gaun tersebut pas dengan tubuhnya yang anggun.

KAMU SEDANG MEMBACA
Jejak Takdir dalam Keheningan: Cinta Abadi Jiwa Kembar
RomanceDi dalam labirin waktu yang tak terhingga, kisah cinta Hasana Iswari dan Nehan Laksana menggambarkan keindahan dan kedalaman dari hubungan twinflame dan old soul. Sebagai jiwa-jiwa yang telah lama hidup dan mengalami berbagai kehidupan, mereka menem...