🕊🕊🕊🕊🌹🌹🌹🌹🪞🪞🪞🪞
_____________________
Di luar ruangan rapat, suara langkah kaki yang mantap terdengar mendekat. Para pengurus Bentala Renjana yang tersisa, dengan wajah serius, menunggu kedatangan pihak otoritas. Bu Marmara, yang memimpin yayasan dengan penuh kewenangan, memimpin langkah mereka menuju ruang utama, di mana sudah menunggu otoritas pendidikan, polisi, detektif, dan perwakilan badan hukum lainnya.Begitu pintu kantor Bentala Renjana terbuka, sekelompok orang dengan berbagai identitas resmi sudah siap memasuki ruang pertemuan. Seorang pria berpakaian jas rapi, yang mengenalkan dirinya sebagai Kepala Bidang Pendidikan, langsung memberi salam. "Selamat pagi. Kami dari Dinas Pendidikan Kota. Kami di sini untuk memeriksa dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan yayasan ini." ucapnya sambil menunjukkan id card.
Di belakangnya, seorang detektif yang mengenakan jas hitam dan membawa map besar segera berdiri tegap. "Kami dari Kepolisian, ada laporan yang mengatakan yayasan ini terlibat dalam praktik keuangan yang tidak jelas. Kami akan menyelidiki lebih lanjut," katanya dengan nada tegas.
Beberapa orang di antara mereka adalah perwakilan dari lembaga hukum yang tampaknya siap dengan serangkaian pertanyaan. Seorang wanita, yang mengenalkan dirinya sebagai perwakilan dari Badan Hukum Nasional, memandang dengan serius. "Kami juga mendapat laporan bahwa yayasan ini disinyalir terlibat dalam ajaran yang mencurigakan. Kami perlu memeriksa lebih dalam terkait hal tersebut."
Bu Marmara, yang sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi semua ini, dengan tenang memberi isyarat kepada Pak Nehan dan Bu Analeah untuk duduk di sebelahnya. Wajahnya tetap tenang, meskipun hatinya sedikit berdebar. Ia tahu bahwa mereka harus memainkan peran mereka dengan hati-hati. "Kami siap memberikan penjelasan yang diperlukan," jawab Bu Marmara dengan tegas. "Semua pertanyaan akan kami jawab sesuai dengan prosedur yang berlaku."
Pak Harsani, yang berada di samping Bu Marmara, ikut berbicara dengan suara rendah namun pasti. "Kami tentu tidak ingin ada kesalahpahaman di sini. Bentala Renjana selalu berusaha menjaga integritas dan melakukan yang terbaik untuk anak-anak yang kami dampingi."
Seorang polisi dari barisan pihak berwenang segera mengeluarkan beberapa dokumen dari map yang dibawanya. "Kami akan memeriksa seluruh catatan keuangan yayasan, serta mengonfirmasi apakah ada penyalahgunaan dana yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku."
Pak Nehan, yang sejak tadi tampak terdiam, akhirnya angkat bicara. "Tentu, kami tidak memiliki niat untuk menyembunyikan apa pun. Kami akan membuka seluruh akses yang dibutuhkan. Namun, saya ingin mengingatkan, bahwa kami adalah pihak yang selalu bekerja keras untuk menjaga transparansi, meskipun ada beberapa tantangan dalam mengelola lembaga sebesar ini."
Bu Analeah, yang sejak tadi hanya mendengarkan, memutuskan untuk menanggapi. "Saya juga ingin menambahkan, sebagai bendahara, saya bisa menjelaskan seluruh transaksi yang dilakukan oleh yayasan. Kami akan menunjukkan semua laporan yang sudah kami susun."
Detektif yang berada di sana, mendekat dan memandang tajam. "Kami juga mendengar kabar mengenai dugaan adanya aliran ajaran yang menyimpang di sini. Kami akan memastikan itu tidak benar. Apakah ada bukti yang bisa mendukung atau menyangkal klaim ini?"
Bu Marmara menghela napas dan memandang semua orang yang ada di ruangan itu. "Kami memang memiliki aturan yang ketat dalam penerimaan dan pengajaran, namun tuduhan tentang aliran menyimpang sangatlah serius. Saya akan pastikan kami tidak terlibat dalam hal-hal semacam itu."
Polisi yang ada di ruangan itu memotret beberapa dokumen yang telah disiapkan oleh yayasan untuk verifikasi lebih lanjut. "Kami akan meninjau ini dengan seksama. Kami juga akan melakukan wawancara dengan beberapa orang tua siswa dan mantan donatur yang telah mengungkapkan ketidakpuasan mereka."

KAMU SEDANG MEMBACA
Jejak Takdir dalam Keheningan: Cinta Abadi Jiwa Kembar
RomanceDi dalam labirin waktu yang tak terhingga, kisah cinta Hasana Iswari dan Nehan Laksana menggambarkan keindahan dan kedalaman dari hubungan twinflame dan old soul. Sebagai jiwa-jiwa yang telah lama hidup dan mengalami berbagai kehidupan, mereka menem...