Ekstrakurikuler
Masa orientasi dilangsungkan selama dua hari. Hari terakhir masa orientasi ini diadakan sengaja untuk mengenalkan kegiatan ekstakurikuler yang ada di sekolah. Beberapa stand dibangun di sisi lapangan sekolah. Sebetulnya kegiatan pengenalan ekstrakurikuler ini bukan cuma berfokus ke siswa baru saja, tapi jika ada siswa lama pun beberapa ekskul masih mau menerimanya. Anggota-anggota ekskul di masa ini sangat gencar merekrut calon anggota baru.
Chaewon dari kemarin sebetulnya sibuk dengan anggota ekskul dancenya. Sebagai anggota yang memiliki posisi penting yaitu ketua tim untuk angkatannya, Chaewon wajib membantu promosi ekskulnya. Sebetulnya banyak ekskul yang Chaewon ikuti, ada ekskul PRAMUKA yang memang diwajibkan sekolah, OSIS---ini sih dia agak sedikit terpaksa karena awalnya teman-teman kompleknya itu yang mendaftarkan namanya, lalu yang terakhir ekskul dance yang paling Chaewon minati makanya Chaewon rela panas-panasan mempromosikan ekskul kebanggaannya ini. Ketika dirinya mulai kehabisan tenaga karena terlalu panas, stand Chaewon malah mulai ramai didatangi anak-anak baru, termasuk beberapa teman yang sangat familiar baginya.
"Teteh...," teriak Yuna.
"Sini-sini Yun," sambut Chaewon.
Lembaran pamflet langsung Chaewon bagikan pada teman-temannya itu. Tentu dia tak mau buang waktu lagi. Cas cis cus mulutnya menjelaskan detail besar sampai yang kecil dari ekstrakurikuler dance. Katanya bukan cuma tari tradisional saja yang akan dipelajari nantinya, ada banyak jenis tarian yang nanti akan dipraktekkan di kelas dance.
"Kayaknya seru deh ketimbang OSIS," kata Yeji.
"Iya bener," timpal Yejin.
"Ikut yuk," kata Yuna.
"Eeeeh kok ikut ini sih? OSIS aja sih, kan biar keren," lerai Jake.
Sudah jelas kan kalau alasan Jake ingin masuk anggota OSIS? Tak salah lagi kalau bukan ingin di dekat Minju.
"Apaan sih ini juga keren," sewot Chaewon.
"Aku mau ikut ini Kak. Gimana caranya?" tanya Ryujin.
"Gue mau coba juga deh," kata Yejin.
"Gimana sih katanya mau daftar OSIS? Ini mah akal-akalan Teteh biar pada daftar kelas dance," kata Jake.
"Masuk OSIS susah, ada tesnya, ribet. Mending ini, lebih seru. Lagian Teteh juga anggota OSIS tapi lebih promosiin ekskul dancenya, berarti lebih seruan ini," kata Yeji.
"Bener! Udah masuk sini aja," kata Chaewon.
"Nako gak bisa ngedance tapi pengen masuk ekskul dance bisa Teh?" tanya Nako.
"Apaan nggak bisa, orang lu luwes banget," kata Yejin.
"Iya, tapi susah ngehafal choreo."
"Ayo cepet daftar. Jake kalo gak mau ikut juga gak masalah, lu gak sepenting itu," kata Chaewon.
"Apaan dah. Gue mau nyari temen lain aja ah," pungkas Jake sebelum akhirnya ia pergi.
●●●●●●●●●●●●●🐳
Gabut di rumah, Sana dan Momo ikut Nayeon menjemput Yeojin ke sekolah. Nayeon sih sama sekali tidak masalah, anehnya Sana dan Momo selalu excited tiap kali diajak ke sekolah Yeojin. Katanya di sana ramai, tidak seperti di komplek, sepi. Padahal bukannya kalau tidak punya kepentingan lebih baik diam di rumah yah ketimbang jalan-jalan tidak jelas begini.
KAMU SEDANG MEMBACA
PANDORA
Fiksi PenggemarCerita keseharian tentang pemukim umum. Beberapa tingkah dari mereka ada yang minim akhlak sampai ada juga yang akhlaknya eobseo. Wanna know it? Let's check this pandora! Bahasa : Formal/Non Formal Update : Jarang Universe : AU Gambar hanya sebagai...
