Cerita keseharian tentang pemukim umum. Beberapa tingkah dari mereka ada yang minim akhlak sampai ada juga yang akhlaknya eobseo.
Wanna know it? Let's check this pandora!
Bahasa : Formal/Non Formal
Update : Jarang
Universe : AU
Gambar hanya sebagai...
Dua hari sudah Chaewon menginap di rumah nenek, rencananya hari ini keluarganya akan pergi ke salah satu tempat wisata domestik. Bukan cuma keluarganya saja, tetapi keluarga Nako juga akan pergi bersama. Berhubung hari sudah mulai siang dan mobil juga sudah siap pakai, semua orang pun bersiap untuk pergi. Tinggal menunggu Taehyung yang tengah mengunci pintu rumah.
"Pah! Pah! Jangan kunci dulu, headphone Jake ketinggalan, Pah!" seru Jake yang buru-buru keluar mobil dan berlari dengan tas ransel mininya yang penuh gantungan kunci itu.
"Kebiasaan." Taehyung membukakan pintu kembali untuk Jake.
Headphone yang dicari Jake rupanya tergeletak di atas sofa. Mungkin tadi ia lupa saat memasukkan beberapa barangnya ke dalam tas.
"Kebiasaan," ucap Chaewon saat adiknya kembali ke dalam mobil.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
●●●●●●●●●●●●●🐳
"Nenek bawa apa?" tanya Nako. Matanya masih terlihat bengkak karena dia masih merasa mengantuk setelah semalam selesai menamatkan drakor.
Ngomong-ngomong soal kelas baking yang Nako dan Mina pernah daftar, mereka batal ikut. Karena waktu itu mereka masih kelelahan setelah pulang dari liburan.
"Nih, opor ayam biar nanti di sana nggak usah beli makan," kata nenek Park.
"Eh?"
"Biar hemat Ko."
"Terus Nenek mau jalan-jalan sambil nentengin tempat makan?"
Nenek Park lantas terdiam, ada benarnya juga sih perkataan cucunya itu.
"Iya juga yah Ko."
"Yee gimana Nenek. Yaudah buat kalo pulangnya aja kita mampir ke mana dulu buat makan opor," kata Nako.
Supir utama hari ini masih tuan Park. Tadinya sih Jimin menawarkan diri untuk menyetir, namun karena tuan Park memaksa untuk menyetir sendiri akhirnya Jimin mengalah. Masih dengan wajah anggun bak bidadari kayangan padahal dia sibuk mengatur segala keperluan putri kecilnya, seorang Mina kini duduk tenang di sebelah baby chair Minji untuk menjaganya. Orang tua Mina awalnya berencana berangkat bersama dengan keluarga Jimin juga. Akan tetapi mereka mendadak ada urusan yang mengharuskan keduanya untuk datang lebih terlambat.
"Neng tadi sarapan nggak?" tanya nyonya Park pada Mina di sebelahnya.
"Udah kok Mah. Tadi Aa jagain Minji jadi Neng bisa makan," jawab Mina.
"Kalo belum makan sambil makan aja biar Mamah jagain Minji."
"Udah kok Mah tadi."
"Aku gak ditanyain, Nek?" tanya Nako yang duduknya di belakang sendiri.
"Kamu mah tadi Nenek juga liat udah nambah dua kali."