43. DIPO YANG BERUBAH

6.5K 737 1.6K
                                        

Guys, 1,5k komen & vote for next chapter.

Happy reading all🩷

follow roleplayer mereka, karena banyak keseruan di sana🤏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

follow roleplayer mereka, karena banyak keseruan di sana🤏

43. DIPO YANG BERBEDA

KEJADIAN di mana Dipo bertemu Nevan tempo hari membuat Dipo jadi banyak berpikir.

Jujur saja ia sebenarnya takut kalau tindakan yang diambil untuk menjadikan Elona pacarnya adalah hal yang paling egois setelah mengetahui kalau Ayah Elona bisa saja tidak menikah dengan orang yang dibenci Elona. Asal Elona bersama Nevan.

Pikiran dan hatinya kian beradu.

Tentu saja Elona tidak akan ia lepaskan sampai kapan pun untuk Nevan, namun pikiran Dipo hanya terkurung akan orang tua Elona.

Perihal bertemunya Dipo dan Nevan pun masih menjadi rahasia yang disimpan sendiri. Baik Elona maupun anak-anak Batalyon pun masih tidak mengetahui perkara tersebut, masih dengan alasan kalau Dipo bisa mengatasinya sendiri.

Dipo lebih dari tahu kalau Cakra bisa membombardir Nevan detik itu juga kalau mengetahui kejadian tempo hari. Padahal Nevan sudah pernah sampai di rumah sakit akibat pukulan Cakra namun mengapa cowok itu tidak pernah tobat? Lagi, cowok itu sudah pernah ditolak mentah-mentah oleh Elona terlebih kejadian di kantin di mana Elona juga dengan kesalnya membalas tamparan Nevan kala itu, namun mengapa Nevan tidak pernah sadar?

Bagaikan rongsokan tak bernilai mengapa benda itu tetap berusaha terpajang di etalase?

Begitulah pikir Dipo.

Seperti yang sudah-sudah, Dipo akan kembali pergi dan pulang sekolah bersama pacar terkasihnya itu. Perlu Dipo catat di dalam kalender ponselnya bahwa hari di mana ia bertemu Nevan adalah hari di mana Elona menanyakan kabarnya tiba-tiba.

Saku yang bergetar ketika hendak pulang waktu itu adalah sebuah pesan singkat yang tentu akan membuat Dipo full senyum. Namun, karena mengingat kalimat Nevan malah sialnya membuat Dipo tidak bisa senyum dengan lega seperti biasanya.

El Khanza❤️:
Lo di mana?

Seperti itu lah pesan dari Elona yang masuk. Singkat, padat, namun bikin hati Dipo Panji Tirtayasa kembang kempis. Ini sangat langka dan perlu diingat sepanjang masa.

"Gue hari ini ada renang," ujar gadis yang saat ini tengah mengubek-ubek isi tasnya.

"Loh, kok gue gak tahu?" Dipo yang saat ini tengah berada di kelas Elona mengernyit heran.

"Gue udah bilang dari dua hari lalu."

"Masa sih?"

Sebuah decakan sebal melengos begitu saja. Elona kesal? Tentu saja, ia sudah memberitahu Dipo dari dua hari lalu bahkan mengulangnya tadi pagi namun mengapa cowok itu bisa lupa?

ANDROMEDACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang