Cinta tidak menempatkan pelakunya sebagai subjek atau objek. Melainkan, cinta adalah subjek sekaligus objek itu sendiri. Dia bebas menggembirakan siapa saja dan menjadikan hari-hari manusia penuh semangat. Atau bisa jadi sebaliknya. Sedih yang tak pernah sudah.
Di balik ramainya cinta palsu. Semoga kalian menemukan cinta yang sesungguhnya. Cinta yang tidak hanya membahagiakan, tapi cinta yang menuntun menuju keutuhan. Karena dalam hidup, kalian juga harus mengenal kecewa kemudian memaafkan. Lemah kemudian saling menguatkan. Dan seperangkat kelengkapan rasa-rasa lain.
Rasa yang sengaja diciptakan Tuhan yang teramat Maha Mencintai..
4 Februari 2017

KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi Tanpa Diksi
PoetryAku jatuh cinta pada sedikit hati. Maka saat mencintai, aku mencurahkan begitu banyak rasa. Tentu, aku tidak terima saat yang lain lebih menarik perhatianmu. Ketika cemburu seperti itu, izinkan aku marah. Aku berjanji, akan jadi pemarah yang terus b...