Boleh Aku Mengenangmu?

261 7 0
                                        


"Tentu, aku tidak pernah keberatan."
"Berat Dan, setiap hal yang tidak dimiliki selalu berat untuk diikhlaskan."
"Benar Vin. Semua yang pergi memang menarik untuk kembali dimiliki."
"Lantas aku harus apa, jika kau masih menyita cukup banyak peran hati?"
"Banyak Vin, kau boleh mengisi ruang kosong yang sudah kutinggalkan, dengan siapapun. Kepada lelaki yang kau sangka cukup, cakap dan cakep. Dan menanam baik, bahwa yang spesial memang tidak pantas disia-siakan. Apalagi dengan sebuah pengkhianatan."
"Maaf Dan."
"Tentu, kita sedang dan sudah saling memaafkan. Maaf tidak berarti membuat yang pergi harus kembali kan?"
"Boleh aku mengenangmu?"
"Kau tidak akan pernah bisa melupakanku. Aku tidak sedang bercanda."

Puisi Tanpa DiksiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang