Renungan Penting

1.3K 73 6
                                        


Apakah yang paling tajam di dunia?

Lidah manusia. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya memfitnah orang, menyakiti hari, melukai perasaan orang lain dan mengadu domba antar sesame.

Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia?

Masa lalu. Siapa pun kita, bagaimana pun kita dan seberapa kaya pun kita, tetap kita tidak akan bisa kembali ke masa lalu. Walau hanya sedetik saja. oleh karena itu, pikir-pikir dahulu sebelum berbuat sehingga kita tidak menyesal kemudian.

Apa yang paling besar di dunia?

Nafsu. Banyak manusia yang kemudian celaka karena menuruti hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawinya. Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu kita.

Apa yang paling berat di dunia?

Berjanji. Hal yang gampang diucapkan tapi sulit dilakukan. Oleh Karena itu tidak heran jika timbul istilah janji palsu, janji busuk dan omong doang.

Apa yang paling ringan di dunia?

Meninggalkan ibadah. Betapa ringannya kita ketika kita meninggalkan perintah atau kewajiban ibadah. Banyak alasan yang muncul. Diantaranya kesibukan, tidak ada waktu dan menunda-nuda.

Apa yang paling dekat dalam kehidupan kita?

Kematian. Sebab kematian pasti akan datang dan kita tidak pernah tahu kapan ia akan datang.

-----------

Janganlah kita bangga dengan tempat tidur kita yang empuk karena tempat tidur terakhir kita adalah tanah

Jangan bangga dengan rumah mewah karena rumah terakhir kita adalah kuburan.

Jangan bangga dengan titel atau gelar yang kita peroleh atau biasa orang sebut bersam nama kita, karena gelar terakhir kita almarhum.

Jangan bangga dengan wajah cantik dan ganteng, karena wajah kita yang terakhir adalah tengkorak.

Jangan bangga dengan mobil atau kendaraan mewah kita, karena kendaraan terakhir kita adalah keranda.

Jangan bangga dengan handphone mahal dan canggih, karena alat komunikasi yang bisa menyelamatkan kita kelak adalah doa.

Kita lahir ke dunia tampa membawa apa-apa dan meninggal dunia pun tidak membawa apa-apa pula.

Renungan KehidupanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang