Harga Tetangga

391 14 0
                                        

Percayakah anda bahwa pernah ada seseorang Yahudi yang menjual rumahnya dengan harga sangat mahal dan tidak wajar. Alasannya, setengah harga dari penjualan rumahnya itu adalah harga dari tetanganya yang baik.

Kisah ini merupakan kisah yang cukup populer, terjadi di masa tabi'ut tabi'in. Ketika seorang muslim menunjukkan akhlak mulianya, maka akhlaknya bisa memikat orang-orang disekitarnya.

Dikisahkan bahwa pada suatu hari, seorang Yahudi hendak menjual rumah. Rumah tersebut dijual dengan harga yang sangat mahal dibandingkan dengan harga pasaran. Rumah tersebut ditawarkan dengan harga 2000 dirham. Sementara menurut harga pasaran saat itu rumah tersebut hanya laku seharga 1000 dirham. Harga itu mahal dua kali lipat dari biasanya.

Tentu saja sang pembeli menjadi heran dengan harga yang diluar kebiasaan. Kemudian dia bertanya kepada si tuan rumah yang beragama Yahudi itu.

Dia berkata, "Wahai Tuan, sungguh mahal sekali harga rumah engkau yang tawarkan. Engkau tawarkan rumahmu seharga 2000 dirham. Selayaknya harga pasaran rumah engkau cuma 1000 dirham."

Lalu apa kata si Yahudi?

Lalu Yahudi tersebut berkata, "Rumah yang kumiliki memang seharga 1000 dirham. Tetapi aku memiliki seorang tetangga yang sholeh dan baik hati yang bernama Abdullah Ibnu Mubarak. Jika engkau membeli rumahku maka engkau akan memiliki tetangga seorang sholeh dan baik hati seperti Abdullah Ibnu Mubarak. Kenyamanan bertangga dengan Abdullah Ibnu Mubarak kuhargai sebesar 1000 dirham. Jadi total harga rumah tersebut menjadi 2000 dirham."

Rencana Yahudi ingin menjual rumahnya sampai ke telinga Abdullah Ibnu Mubarak. Lalu Abdullah Ibnu Mubarak mendatangi Yahudi tersebut dan memberikan uang sebesar 1000 dirham.

Kemudian Abdullah Ibnu Mubarak berkata kepada si Yahudi, " Engkau jangan pergi dari rumah ini. Aku berikan engkau uang 1000 dirham. Karena sesungguhnya aku juga merasa senang bertetangga denganmu."

Masya Allah, begitulah pribadi muslim yang baik dan bertakwa. Kehadirannya bisa menjadi rahmat bagi semesta alam. Kehadirannya tidak hanya bermanfaat dan mendatangkan keteduhan untuk saudara iman. Bahkan untuk mereka yang bukan seiman atau orang kafir, orang beriman akan memiliki akhak yang baik.

Lalu siapakah Abdullah bin Mubarak? Lelaki yang menjadi tetangga si yahudi itu?

Perlu diketahui bahwa Abdullah bin Mubarak yang juga populer dengan panggilan Ibnul Mubarak adalah seorang tabi'in yang dikenal dengan kewaro'an dan kezuhudannya. Dia adalah seorang tokoh ahli fiqih, ahli hadits, dan seorang alim di zamannya.

Kisah dari Abdullah bin Mubarak dengan tetangga Yahudinya. Semoga kisah ini menginspirasi kita untuk selalu berbuat baik kepada tetangga dan memuliakan tetangga dengan akhlak yang luhur.

Semoga bermanfaat.

Renungan KehidupanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang