Apa yang ada dalam bayangan kita jika kita memasuki hutan belantara tanpa membawa peta. Bisa saja kita tersesat dan tidak akan keluar dari hutan tersebut. Mati dalam kebingungan.
Apa yang ada dalam bayangan kita ketika mata kita ditutup, sementara kita disuruh untuk berjalan menyusuri jalan yang berbatu dan terjal. Kita akan diliputi rasa cemas dan takut di setiap langkah kaki kita.
Begitulah analogi bagi orang yang jauh dari Hidayah Alloh. Bukan Alloh yang tidak memberinya hidayah, tapi dialah yang acuh tak acuh dengan hidayah yang terbentang.
Hidup akan selalu gelap gulita karena tidak adanya cahaya iman. Sehingga setiap langkah kakinya menimbulkan keraguan, kecemasan dan ketakutan.
Takut miskin dan tidak kaya.
Takut terhadap dominasi orang lain.
Takut terhadap kemungkinan-kemungkinan terburuk.
Takut mati.
Segala ketakutan timbul karena tidak mengenal Alloh yang pantas untuk Ditakuti. Segala kecemasan datang karena tidak ada tawakal kepada yang mengatur kehidupan. Segala keraguan timbul karena tidak ada petunjuk yang meyakinkan dan menentramkan perasaan.
Jagalah iman. Jagalah hidayah itu sehingga kita bahagia, tentram dan aman.
KAMU SEDANG MEMBACA
Renungan Kehidupan
DuchoweTim Author @Jawara_Indonesia --- Memungut potongan-potongan makna yang berserak dari kehidupan. Melukis cinta dari berbagai kisah dan perenungan yang mendalam. Menggugah nurani dan inspirasi
