Ampuhnya Doa Orang yang Terdzalimi

317 17 0
                                        

Diantara mereka yang diijabah doanya oleh Allah subhanahu wata'ala adalah doa orang yang terdzalimi. Oleh karena itu, hati-hatilah dalam bertindak dan berucap, jangan sampai kita mendzalimi orang lain, lebih-lebih saudara seiman.

Ada baiknya kita menyimak kisah terkait hal ini.

Diriwayatkan bahwa sebagian penduduk Kufah mengeluhkan Sa'ad bin Abi Waqâsh Radhiyallahu anhu kepada Umar bin khaththâb Radhiyallahu anhu . Umar Radhiyallahu anhu pun memberhentikan jabatan Sa'ad bin Abi Waqash sebagai gubernur di kufah. Kemudian Umar menunjuk Ammar bin Yasir radiyallahu anhu sebagai penggantinya.

Disebutkan bahwa Umar bin Khatab radiyallahu anhu memberhentikan Sa'ad dari jabatannya bukan karena beliau tidak percaya kepada Sa'ad. Bukan juga berarti karena Umar percaya terhadap informasi miring tersebut. Umar hanya ingin mendinginkan suasana dan menghindari timbulnya keributan. Sehingga jalan terbaik adalah mencopot Sa'ad dari jabatannya.

Sebelum Sa'ad dicopot dari jabatannya, penduduk kufah mengeluhkan segala sesuatu tentang Sa'ad, mereka mencela Sa'ad bahkan sampai-sampai shalatnya Sa'ad dicela. Mendengar aduan itu, Umar pun memanggil Saad.

Kemudian Umar bertanya, "Wahai Sa'ad, sesungguhnya penduduk Kufah menganggap engkau tidak bagus dalam shalatmu."

Sa'd Radhiyallahu anhu menjawab,"Adapun aku, demi Allah aku shalat dengan mereka, sebagaimana shalat Rasulullah dan aku tidak pernah menguranginya sedikitpun."

Umar pun menyuruh Sa'ad kembali, dan setelah itu mengirim seorang utusan untuk datang ke Kufah. Utusan itu diberi tugas untuk bertanya langsung kepada penduduk Kufah tentang gubernur mereka, Sa'ad.

Tidak ada satu masjid pun yang mereka lewati, kecuali pasti utusan Umar bertanya kepada mereka tentang Sa'd Radhiyallahu anhu. Mereka memuji tentang kebaikan-kebaikannya Sa'ad Radhiyallahu anhu.

Hingga di suatu hari utusan itu masuk masjid milik Bani Abbas. Seseorang yang bernama Usamah bin Qotadah berdiri dan berkata, "Apabila kalian meminta kami untuk berbicara tentang Sa'd Radhiyallahu anhu, maka sesungguhnya Sa'd Radhiyallahu anhu tidak pernah ikut dalam ekspedisi perang, dia juga tidak pernah membagi rata harta ghonimah dan dia tidak adil ketika menetapkan hukum."

tidak pernah membagi sama rata dan tidak menetapkan hukum dengan adil."

Apa yang dikatakan orang itu pada akhirnya sampai ke telinga Sa'ad. Dia marah dan berkata, "Demi Allah, aku benar-benar berdoa untuk tiga hal. Ya Allah, jika orang itu dusta, maka panjangkanlah umurnya, panjangkanlah kefakirannya dan hadapkanlah dia kepada cobaan."

Dan apa yang terjadi kemudian? Apakah doa Sa'ad diijabah? Ternyata, doa Sa'ad bin Abi Waqqas benar-benar menjadi kenyataan.

Orang bernama Usamah bin Qatadah itu memiliki umur yang panjang dan melarat dalam kemiskinan. Bahkan kedua matanya buta karena sudah terlalu tua.

Dari kisah ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa orang-orang yang terdzalimi adalah orang yang doanya cepat diijabah oleh Allah. Jangan sampai kita menganggap remeh hal ini. Boleh jadi, dengan kedzaliman itu, hidup kita menjadi tidak berkah dan mendapatkan banyak kesulitan. Ya, karena bisa jadi itu adalah doa dan jeritan hati orang-orang yang dizalimi. Naudubillahi mindzalik.

Semoga bermanfaat

Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Renungan KehidupanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang