Goldie tersenyum spontan begitu ia mengingat kejadian selasa kemarin. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan Hillary, ibu Gretta, perempuan modern yang benar-benar menarik. Bukan! Goldie tidak tertarik kepada Hillary. Ia hanya kagum kepada pemikiran luas wanita itu. Ia memaafkan semua kesalahan Goldie dan malah berjanji akan menjalin relasi baik dengan Goldie. Walau pun Goldie tau itu seratus persen tidak mungkin karena anak Hillary adalah masih Gretta yang sama.
Gretta yang menyebalkan. Gretta yang mulutnya pedas. Satu-satunya cewek yang menolak pesona Goldie dan menganggap Goldie seperti kotoran. Ia benar-benar benci Goldie yang belagu dan banyak tingkah. Goldie yang sok jagoan. Goldie yang pemalas dan tukang bolos, namun nilainya tetap hampir sempurna. Goldie yang tanpa usaha mendapat peringkat di kelas. Tanpa keduanya sadari selama empat tahun mengenal, mereka hampir mirip.
💀
Ini adalah hari Kamis. Gretta sudah masuk sekolah rabu kemarin. Ia tidak tahan harus diam di rumah sementara orang tuanya bekerja. Ia butuh hiburan, dan sekolah adalah hiburannya. Ia kelihatan baik-baik saja. Gretta yang ceria dan humoris. Gretta yang asik dan menjadi pusat perhatian karena ia merupakan sumber fakta-fakta terbaru di kelasnya. Ia terlihat baik-baik saja seperti biasanya. Tapi tidak ada yang berani jamin kalau dia memang benar tidak kenapa-napa.
Sejak selasa kemarin, Gretta juga tidak pernah berteguran dengan Goldie. Ralat bukan bertegur, lebih tepatnya berargumen. Jujur, ia benar-benar benci cowok itu setelah semua yang terjadi kepadanya. Ia tidak mempermasalahkan kejadian punggungnya yang dipukul. Ia mempermasalahkan mentalnya yang pada hari itu jatuh karena dicium.
Cowok itu juga nampaknya tidak mau meminta maaf kepada Gretta. Ia meminta maaf kepada Hillary yang seratus persen membuatnya merasa seratus persen jauh lebih baik. Goldie merasa maaf dari Hillary lebih berharga daripada maaf dari si korban sendiri. Ya, Goldie juga gengsi minta maaf kepada Gretta. Jadi kepada ibunya saja tidak masalah kan?
Gretta sendiri terkejut mendengar cerita dari Hillary yang senang bertemu Goldie.
Apa? Senang?
Ya respon pertama saat Hillary mulai menceritakan kejadian di rumah sakit saat Gretta belum sadar. Gretta mendengus kesal karena Hillary malah menyukai Goldie, bukan menghajar cowok itu habis-habisan.
💀
Alasan utama Gretta masuk sekolah lebih cepat juga adalah camping yang akan diadakan Jumat hingga Minggu. Ia sudah meminta izin Hillary. Semula mamanya menolak, namun dengan puppy eyes dari anak semata wayangnya, Hillary mengabulkan keinginan Gretta. Jadi, hari ini free. Tidak ada pelajaran dan semuanya hanya mempersiapkan diri. Bahkan mereka akan dipulangkan lebih awal. Kedengaran keren kan?
"Je! Kantin yuk gue laper." Ajak Gretta kepada Jean yang sekarang tengah membaca webtoon kesayangannya.
"Ish! Gue lagi baca, Gre! Ga liat lo?"
"Kok lo ngegas!?"
"Lah ngapa kalo gue ngegas!? Ngajak ribut lo?"
"Ayo ribut!"
"Gue tunggu lo di lapangan futsal ntar siang!"
Seketika Gretta terbahak-bahak. Pasalnya Jean seperti mereka ulang adegan bagaimana Goldie dan Keegan tempo hari. Dan harus membawa tempat yang sama. Jean memang gesrek. Sama seperti Gretta.
KAMU SEDANG MEMBACA
Goldie vs Gretta
Teen FictionGoldie tentang Gretta "Gue gak paham itu anak, di antara semua cewek di sekolah, cuma dia yang benci gue sebegitu bencinya. Iya sih gue suka gangguin dia, dari dulu. Soalnya anaknya lucu kalau lagi ngamuk, kaya Harimau Betina. Tapi selucu apa pu...
