Di mulmed itu Hendra.
Happy reading guys !!
Typo bertebaran !!!
-------
"Elysia bangun. Ini udah jam setengah enam. Anak Gadis gak boleh bangun siang. Hari ini kamu sekolah nak. Cepet bangun!" Teriak suara dari balik pintu. Elysia menggeliat, dia membalikkan badannya sehingga tengkurap lalu melanjutkan tidurnya.
"Elysia. Ya Allah. Bangun nak!!" Teriak Amanda lagi. Elysia yang merasa terganggu dengan teriakan Mamanya pun akhirnya terbangun. Dia mengucek matanya, lalu menyingkap selimutnya.
"Iya Ma Elysia udah bangun." teriak Elysia lalu masuk ke kamar mandi. Setelah 30 menit bersiap siap. Elysia turun untuk sarapan, dan ternyata di meja makan hanya ada Stevan dan Amanda.
"Pagi Ma, Pa." sapa Elysia. Lalu dia duduk di sebelah Stevan.
"Pagi sayang." jawab Amanda dan Stevan serempak.
"Pasti Al belum bangun yah." sambung Elysia sambil mengambil piring dan nasi goreng. Amanda menyodorkan piring yang sudah berisi nasi goreng kepada Stevan. Stevan melipat korannya dan mulai memakan sarapannya.
Ting tong
Suara bel berbunyi. Amanda sudah beranjak untuk membukakan pintu. Tapi Al yang baru menuruni tangga menghentikan langkah Amanda. Al berjalan ke pintu dengan baju rumahannya. Al, dan Stevan hari ini di rumah, karena sekolah Al libur dan Stevan ingin istirahat sehari.
"Sarapan El udah habis. El berangkat dulu ya Ma, Pa." Elysia mencium punggung tangan mereka. Lalu meminum susu coklatnya dan berjalan meninggalkan meja makan.
"Hata hati ya sayang." kata Stevan. Elysia hanya mengangguk dan tersenyum. Elysia melihat Al yang sedang berdiri di depan pintu sambil mengobrol. Elysia tidak bisa melihat Al berbicara dengan siapa, karena terhalang dengan punggung Al.
"Al ngomong sama siapa?" Tanya Elysia. Al menoleh ke belakang. Dan otomatis memberikan sedikit celah untuk Elysia melihat orang yang tadi mengobrol dengan Al. Ternyata Al mengobrol dengan Galang. Elysia berjalan menghampiri Galang dan Al yang masih berdiri di depan pintu.
"Galang lo kok di sini? Jadi lo kemarin serius mau jemput gue?" Elysia menatap Galang dengan pandangan bertanya. Dan Galang hanya menatap Elysia datar.
"Gue tuh pacar nya Elys dan dia milik gue. Jangan sampai lo nyentuh dia. Hari ini gue ngijinin lo nganterin Elys ke sekolah." Ucap Al. Elysia menoleh ke Al dan menatapnya dengan bingung. Al mengedipkan sebelah matanya memberi kode kepada Elysia supaya Elysia menurut.
"Kamu hati hati ya sayang. Maaf aku nggak bisa nganterin. Hari ini kamu berangkat sama dia ya." Ucap Al sambil mengelus kepala Elysia. Elysia makin bingung di buatnya. Lalu dia pergi meninggalkan Al dan menyeret Galang agar mengikuti langkahnya.
Elysia masuk ke mobil Galang dan duduk di kuris depan. Galang juga masuk ke dalam mobilnya dan membanting pintu mobilnya. Elysia terlonjak kaget, dia menatap Galang dengan pandangan bertanya.
"Lo kenapa sih Lang ?" Tanya Elysia. Galang tidak menjawab pertanyaan Elysia. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Elysia yang sudah terbiasa kebut-kebutan, hanay diam. Dia tidak ingin bertanya ke Galang, karena Elysia berpikir bahwa Galang sedang kesal. Dan Elysia tidak mau bertanya karena tidak ingin memperburuk suasana hati Galang.
Setelah sampai di sekolah. Galang memarkirkan mobilnya di parkiran khusus. Karena dia adalah anak pemilik sekolah ini. Galang langsung keluar dari mobil berjalan meninggalkan Elysia. Elysia juga keluar dari mobil Galang dan mengejar Galang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hard life [Completed] #Wattys2017
Ficção Adolescente[TAHAP REVISI, PERLAHAN] Hidup itu melelahkan, kadang menyakitkan, dan butuh perjuangan. Elysia Gallena Gadis yang murah senyum dan ceria. Tapi di balik senyum dan sikap cerianya. Tersimpan banyak rahasia dan rasa sakit. Bertemu dengan Badboy sekola...
![Hard life [Completed] #Wattys2017](https://img.wattpad.com/cover/108784831-64-k49939.jpg)