Typo !!!
--------
Elysia masuk ke dalam Aula. Disana sudah banyak murid yang mengenakan seragam silat dengan sabuk putih polos melingkar di pinggang mereka.
Hari ini adalah jadwal murid tingkatan paling bawah latihan. Elysia melewati aula dan masuk kedalam ruangan yang didominasi warna merah.
"El," panggil seseorang. Elysia berbalik. Dzaki berdiri dengan tegap. Perut six pack nya ter ekpos, karena dia sedang shirtless. Peluh sudah memenuhi tubuh Dzaki, nafasnya terengah, dia berjalan mendekati Elysia.
"Ngapain?" Tanya Dzaki sambil melipat tangannya di depan dada. Elysia meletakkan jaketnya di kursi panjang yang terletak di sudut ruangan. Lalu dia menoleh ke arah Dzaki.
"Boxing." Jawab Elysia singkat. Bibir yang biasanya di hiasi senyum manis, kini membentuk garis lurus. Eksperesi Elysia saat ini sangat datar.
"Come on." Jawab Dzaki. Dia berjalan ke tangah-tengah ruangan yang terdapat area ring tinju. Dia memasang sarung tinju berwarna biru di kedua tangannya.
Elysia melepaskan kemeja berwarna putih yang dipakainya. Sehingga menyisakan tank top berwarna hitam dan juga hot pans. Elysia berjalan mendekati Dzaki.
"Wow. Very hot." Goda Dzaki sambil menaik turunkan alisnya.
Elysia tidak menggubris perkataan Dzaki. Dia memasang sarung tinju di kedua tangannya. Dzaki masih menatap lekat Elysia.
Lalu satu pukulan mengenai perit six pack Dzaki. Dzaki mundur beberapa langkah. Dia belum siap menghadapi serangan tiba-tiba Elysia tadi.
"Fokus. Jangan bacot." Ucap Elysia memasang posisi siaga.
Dzaki memposisikan tangannya di depan dada. Maju satu langkah, tapi Elysia lebih cepat. Dia memukul rahang Dzaki dengan keras.
Dzaki membalas pukulan Elysia. Pelan tapi pasti. Dan satu pukulan mendarat mulus di pipi kanan Elysia.
Elysia melakukan jab kearah muka dan perut Dzaki, tapi selalu di tangkis dengan gesit oleh Dzaki.
"Ada masalah apa lagi ??" Tanya Dzaki seraya melayangkan jab ke arah pipi kiri Elysia. Elysia memiringkan kepalanya ke kanan. Lalu mundur dua langkah. Tangannya masih dalam keadaan siaga.
"Gue bingung sama jalan kehidupan gue." Jawab Elysia. Lalu melakukan pukulan keras di rahang Dzaki.
"Santai aja lah. Jangan di pikirin mulu. Tambah pusing." Jawab Dzaki dengan tangannya masih dalam posisi siaga.
Elysia maju selangkah, melayangkan jab bertubi-tubi ke arah Dzaki. Dzaki mulai kewalahan menangkis pukulan Elysia. Elysia memukul perut Dzaki keras, Dzaki sedikit mundur. Tapi Elysia langsung memukul rahang Dzaki.
Dzaki terhuyung kebelakang, berpegangan kepada pembatas ring yang ada di belakangnya. Dzaki memegang rahangnya yang sedikit nyeri. Dzaki menegakkan tubuhnya, maju mendekat lalu melayangkan pukulan lurus ke arah Elysia.
Elysia menghindari pukulan itu dengan gesit. Elysia melakukan jab bertubi-tubi sampai Dzaki tersudut. Elysia langsung melayangkan pukulan Hok di pipi kiri dan kanan Dzaki.
Dzaki terhuyung kebalakang, lalu limbung. Saat Elysia hendak menyarang Dzaki kembali. Dzaki menyerah.
"Udah El. Badan gue rasanya mau remuk," Ucap Dzaki sambil memegang sudut bibirnya yang agak berdarah.
Elysia mundur, menyandarkan badannya di pembatas ring. Matanya menatap tajam samsak yang ada di belakang Dzaki. Dzaki mengikuti arah pandangan Elysia, lalu menoleh lagi ke arah Elysia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hard life [Completed] #Wattys2017
Fiksi Remaja[TAHAP REVISI, PERLAHAN] Hidup itu melelahkan, kadang menyakitkan, dan butuh perjuangan. Elysia Gallena Gadis yang murah senyum dan ceria. Tapi di balik senyum dan sikap cerianya. Tersimpan banyak rahasia dan rasa sakit. Bertemu dengan Badboy sekola...
![Hard life [Completed] #Wattys2017](https://img.wattpad.com/cover/108784831-64-k49939.jpg)