Di mulmed itu Babang Galang.
Happy reading
Typo oh typo...
------
Author POV
"Drt..drt...drt.."
Elysia menggeliat dari tidur nya, tangannya menggapai nakas. Mencari sumber suara itu. Elysia menganggkat telfon tanpa melihat si penelfon.
"Halo, ini siapa ??" Tanya Elysia dengan suara serak khas orang bangun tidur.
"Males banget sih lo jam segini belum bangun" jawab si penelfon.
"Eh kutu babi. Lo udah ganggu tidur gue yang sakral, dan sekarang lo ngatain gue males. Sini lo maju. Gue cincang lo" cerocos Elysia.
"Lo tuh harus ngebiasaan diri. Nanti kalau kita udah nikah. Gue nggak pernah sarapan dong. Karena lo bangun nya siang" jawab orang itu. Elysia langsung menjauhkan hp nya dari telinga dan melihat si penelfon. Ternyata. Yang menelfon adalah Galang.
"Ngomong tai lo ??" Tanya Elysia.
"Iiih. Mulut nya itu loh yang. Nggak boleh ngomong kasar ah" jawab nya.
"Yang yang pala lo peang. Ngapain sih lo nelfon gue pagi pagi. Ini masih jam 4" sungut Elysia.
"Nanti gue jemput jam 5" jawab nya.
"Eh sableng. Lo mau ngapain jam 5 ke si--" perkataan Elysia terpotong karena Galang sudah mutus sambungan telfon nya.
"Galang Bangsat" teriak Elysia. Elysia melempar asal hp nya dan menarik selimut nya untuk melanjutkan tidur nya.
"Elysia bangun sayang. Itu ada Galang di bawah" Amanda menggoncangkan tubuh Elysia. Elysia menggeliat dan menarik selimut nya sampai ke kepala .
"Ya ampun bangun Elysia. Kok bisa gue punya anak kayak dia. Bangun itu ada Galang" kata Amanda frustasi. Karena Elysia masih pulas dengan tidur nya. Amanda memutuskan untuk turun lagi ke bawah.
Di ruang tamu, Galang sudah rapi dengan seragam sekolah nya dan duduk santai di sofa. Amanda menghampiri Galang.
"Elysia belum bangun. Ini kan masih jam setengah lima. Jadi gitu Elysia susah di bangunin. Kamu bangunin sendiri gih" suruh Amanda kepada Galang. Galang berdiri dari duduk nya.
"Kamar Elysia lewat mana tante?" Tanya Galang.
"Jangan panggil tante lah. Panggil aja mama" suruh Amanda. Galang diam membeku. Ini adalah pertama kalinya dia memanggil perempuan dengan sebutan mama.
"Iya. Ma" ucap Galang agak kesusahan menyebut kata "mama" Amanda mengernyit melihat Galang.
"Kamar Elysia di mana. Ma?" Tanya Galang lagi. Meskipun dia ke susahan menyebutkan kata mama.
"Di atas. Kanan tangga. Pintu warna hitam yang ada stiker nya. Mama ke dapur dulu ya. Pintu nya jangan di kunci loh ya" goda Amanda sambil berlalu meninggalkan Galang.
Galang menaiki tangga, berbelok ke kanan, dan berhenti di depan pintu hitam ber stiker lambang klan uciha.
"Jadi dia suka film Naruto toh" gumam Galang. Galang mengetuk pintu Elysia. Tapi tidak ada jawaban. Galang mengetuk pintu nya lagi dengan agak keras. Tapi tetap tidak ada jawaban.
Galang memutar knop pintu. Dan pintu tidak terkunci. Galang masuk ke dalam kamar Elysia dengan pintu terbuka.
Galang memperhatikan Elysia yang sedang tidur menyamping membelakangi Galang. Selimut Elysia terbuka sehingga melihatkan lekuk tubuh nya yang seksi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hard life [Completed] #Wattys2017
Roman pour Adolescents[TAHAP REVISI, PERLAHAN] Hidup itu melelahkan, kadang menyakitkan, dan butuh perjuangan. Elysia Gallena Gadis yang murah senyum dan ceria. Tapi di balik senyum dan sikap cerianya. Tersimpan banyak rahasia dan rasa sakit. Bertemu dengan Badboy sekola...
![Hard life [Completed] #Wattys2017](https://img.wattpad.com/cover/108784831-64-k49939.jpg)