9 - Inner Wolf

18.5K 2.3K 351
                                        


"Jadi.. sudah berapa lama kau berkomunikasi dengan Snow Claws?" Tanya Jimin penasaran.

Senyum simpul menghiasi wajah pucat Yoongi seketika mendengarkan pertanyaan Jimin, "ini tahun ke-15 kami. Aku pertama kali berbicara dengan Snow saat usiaku 10 tahun."

"Tak terkejut atau bagaimana perasaanmu saat itu?"Jimin kembali bertanya.

"Aku sangat bahagia. Sudah dari lama aku menanti Snow akan berbicara padaku. Mau kuceritakan bagaimana kejadiannya?" Tawar Yoongi.

Jimin mengangguk pasti. Sorot mata Jimin menandakan bahwa ia cukup tertarik dengan topik Snow Claws dan Yoongi.

"Baiklah.. sebenarnya kejadiannya cukup memalukan. Tapi jika kau benar-benar penasaran maka aku harus menceritakannya keke kejadian ini adalah favorit Snow. Seperti yang kau lihat, fisikku tak terlalu besar dan tinggi seperti Namjoon. Beberapa orang di akademi dulu meremehkanku sebagai seorang alpha. Aku sering dibuat tersandung dengan sengaja oleh alpha lain. Mereka sengaja membuatku marah tetapi aku selalu menahannya. Hingga suatu saat ada 5 orang alpha yang mengepungku dan menantangku berkelahi. Mereka mendorong tubuhku hingga membentur pohon. Wajahku sudah cukup babak-belur dipukul mereka. Saat itu lah Snow Claws marah, ia langsung mengambil alih tubuhku dan berubah menjadi serigala. Itu transformasi pertamaku. Bisa dibilang itu transformasi yang terlalu cepat karena pada umumnya usia 14-15 tahun." Jelas Yoongi.

"Keren blondie, seperti film action. Tidak memalukan kok." Kekeh Jimin.

"Ceritakan saat aku mendorong kelima pecundang itu Yoon! Peachy akan senang mendengarnya." Perintah Snow Claws.

"Snow langsung menendang kelima alpha itu sampai mereka lari ketakutan. Keke Snow Claws sangat tidak suka diremehkan. Besoknya mereka tak lagi berani mengangguku. Uniknya lagi, sekarang mereka menjadi anak buahku." Kekeh Yoongi.

"Kau juga tak kalah keren Snow Claws!" Ujar Jimin sembari mengacungkan kedua jempolnya.

"Haha itu sih bukan apa-apa~" bangga Snow Claws.

"Aku jadi tidak sabar untuk bertemu dengan inner wolfkku. Sedang apa ya dia sekarang? Kenapa tak kunjung keluar juga?" Jimin menggumam.

"Setelah ini minta bantuan saja pada Seokjin. Aku rasa dia akan senang hati membantumu." Ujar Yoongi.

"Semoga saja kepala pack bangsat itu tak ikut campur. Yang ada ia hanya akan memarahiku." Dengus Jimin.

"Mau aku saja yang menyampaikan pada Seokjin?" Yoongi menawarkan.

"Ya.. kalau kau tak keberatan sih.." ujar Jimin.

Yoongi menggelengkan kepalanya cepat.

"Nanti akan kusampaikan pada Seokjin. Kau tak perlu memikirkan Namjoon juga. Para omega secara teknis adalah tanggung jawab penuh Seokjin. Selama kau tak mengancam keberlangsungan pack, dia tak punya hak memarahimu tanpa alasan jelad." Ujar Yoongi.

"Baiklah kalau begitu. Oh ya.. ada tips agar aku cepat berkomunikasi dengan inner wolfku?" Tanya Jimin.

"Dia akan muncul saat kau membutuhkannya." Jelas Yoongi sembari menatap tajam kedua netra Jimin.

"Ya itu kapan?" Tanya Jimin malas.

Yoongi mengendikkan bahunya lalu berdiri dari duduknya, "entahlah. Kurasa tak lama lagi. Bahkan Snow sudah pernah melihat sosok wolfmu."

"Ha? Melihat bagaimana?!" Ujar Jimin terkejut dan menarik lengan Yoongi.

"Nanti kau juga akan tau, Jiminie." Jawab Yoongi lalu mengusak lembut surai hazel Jimin.

Courting You (Yoonmin)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang