Selama satu minggu dirawat inap akhirnya Nay sudah diperbolehkan pulang oleh dokter hanya saja untuk beberapa minggu ke depan Nay benar-benar harus bedrest dari semua aktivitas padatnya agar kaki Nay bisa kembali pulih seperti sebelumnya.
Sampai detik ini pun Nay masih belum tau siapa yang mendonorkan darah untuknya yang membuatnya masih tetap bernapas hingga detik ini.
Memang ini semua atas kuasa Tuhan tapi, melalui perantara Kentara lah, Nay bisa diselamatkan dari masa kritisnya itu.
Apartement Nay yang berada di lantai 20 tidak menjadi halangan bagi Nay karena walaupun ia memakai kursi roda untuk sementara waktu ia tetap bisa masuk ke apartementnya.
"Kamu yakin masih mau tinggal di Macau?" tanya Anna
Nay mengangguk. "Nay baik-baik aja kok Ma"
"Yaudah... Mama dan Papa sampai sini aja ya nganterin kamu... Kamu baik-baik ya disini. Jangan nekad pikirin juga diri kamu sendiri" pesan Anna
"Ok Ma" sahut Nay
"Papa berharap kamu mau berubah pikiran dari keegoisan kamu itu" ucap Iqbal
"Nanti aku pikirin lagi" sahut Nay
"Ozik, jagain Nay ya" pesan Anna tersenyum
"Iya tante itu pasti" sahut Ozik tersenyum
"Panggil Mama aja jangan tante... Kan kamu itu udah seperti anak blueblood" ucap Anna
"Ok deh Mama mertua" sahut Ozik tersenyum
"Papa dan Mama harus pulang ke Indo. Disana sudah banyak pekerjaan menunggu kami... Kamu jaga diri baik-baik Nay" pamit Iqbal sambil mengacak pelan rambut Nay
"Papa sama Mama hati-hati ya" pesan Nay tersenyum
"Iya sayang... Eh Imlek kamu pulang ya... Bentar lagi imlek lho" ucap Anna sambil mencium pipi Nay
"Nanti Nay pikirin lagi Ma" sahut Nay tersenyum tipis
Iqbal dan Anna pun akhirnya memasuki taksi dan Ozik langsung saja mendorong kursi roda Nay masuk ke dalam apartement lalu menuju lift ke lantai 20 pastinya.
🍦
Baru saja membuka kunci apartement Nay, Ozik langsung saja menggendong Nay membuat Nay tentu saja kaget.
"Kak Ozik apaan sih? Aku bisa sendiri" ketus Nay
"Dibantuin jangan bawel" Ozik langsung mendudukkan Nay di sofa
"Lagian aku tuh bisa jalan. Mama sih lebay banget nyuruh aku pake duduk di kursi roda segala" ketus Nay bete
"Yaudah namanya juga orang tua sayang. Pasti mereka khawatir sama keadaan kamu" sahut Ozik
"Kak Ozik gak kerja?" tanya Nay
"Iya... Anterin kamu dulu baru kakak ke kantor sayang" sahut Ozik geram
"Yaudah sana... Jangan bolos. Ntar gaji dipotong percuma aja dong" ketus Nay
"Iya iya. Kakak mana mungkin gajinya di potong sama Althala... Kakak kan bos cabang disini" sahut Ozik pede
Tentang Althala tentu saja Nay tau bahwa Althala adalah kakak kedua Icha yang sangat mirip dengan Ozik walaupun bukan kembar dan tentu saja Nay bisa membedakannya walaupun terkadang Althala dan Ozik sering menjahilinya.
"Aku laporin kak Altha mau?" ancam Nay langsung mengambil handphone nya diatas meja
"Yah sayang... Kok diancem segala sih. Iya sayang ini mau berangkat... Kamu hati-hati ya di apartement sendirian" pamit Ozik
KAMU SEDANG MEMBACA
My Ice Dosen!
RomanceHanya curahan hati Nay yang mendapat dosen bimbingan layaknya es batu di kutub utara! Started : 14 April 2018 Finished : 05 November 2018
