Kentara diam-diam meletakkan sebuah tongkat untuk Nay di depan pintu apartement Nay pada pukul 06:00 pagi setelah itu ia langsung pergi entah kemana.
Asbi yang baru bangun tidur dan akan keluar jogging pagi bersama Angga, Gema dan Al tentu saja kaget menemukan sebuah tongkat dan jelas saja tertuju untuk Nay karena memang Nay agak sedikit pincang setelah kecelakaan seminggu lalu.
"Nay, ada tongkat buat lo nih" ucap Asbi menghampiri Nay didapur sambil memberikan sebuah tongkat pada Nay
"Dari siapa?" tanya Nay
Asbi mengendikkan bahunya acuh. "Gak tau. Ada di depan apartement lo pas gue mau masuk apartement lo"
"Yaudah Nay terima aja. Apa susahnya sih?" ucap Icha tersenyum
"Apa dari kak Ozik ya? Gue emang minta beliin sih" duga Nay mengira Ozik yang membelikannya
"Kalo itu dari Ozik pasti dia udah nongki disini" duga Al mematahkan dugaan Nay
Nay langsung mengambil handphone nya untuk menghubungi Ozik.
"Hallo sayang" sapa Ozik suara khas bangun tidur
"Kakak beliin Nay tongkat ya?" tanya Nay
"Hah? Astaga... Kakak lupa sayang. Kemarin abis balik kantor lupa singgah ke toko... Maaf ya sayang kakak lupa" Ozik seketika panik
"Oh yaudah gak papa kok" Nay langsung lemah mendengarnya karena tadi ia berharap Ozik lah yang membelikannya tongkat
"Yaudah kakak otw sekarang ya... Kamu mau ke kampus kan?" tanya Ozik
"Masih jam 6 kak... Udah lah gak papa. Lagian Nay tadi nemuin tongkat di depan pintu. Nay pikir dari kakak" keluh Nay
"Bukan dari kakak... Tadi malam kakak malah lembur karena ada proyek baru" Ozik jadi bingung
"Yaudah. Nay tutup dulu" pamit Nay
"Jangan pergi sebelum kakak jemput" pesan Ozik langsung mematikan sambungan telponnya
Nay jelas saja bingung siapa yang mengirimnya tongkat berjalan padanya padahal Nay hanya meminta dibelikan oleh Ozik kemarin karena ia akan ke kampus hari ini dan Nay tentu saja malu bila ke kampus dengan kursi roda.
🍦
Ozik benar saja menjemput Nay pada pukul 07:30 dan langsung membantu Nay naik ke motor sportnya yang tinggi itu.
"Dosen kamu keterlaluan! Udah tau kamu sakit dia malah minta kamu datang! Minta tabok kali ya tuh orang" kesal Ozik
"Tau sendiri kak. Dia itu menyebalkan! Aku kesel sama dia" ketus Nay cemberut
"Jangan cemberut dong sayang. Kamu kan punya kakak yang selalu jagain kamu" bujuk Ozik
Nay mengangguk.
"Nay" panggil Ozik menoleh pada Nay
"Apaan?" tanya Nay risih
"Peluk dong. Sesekali" pinta Ozik jail
"Dasar modus!" ketus Nay memukul punggung Ozik agak keras
"Kakak kan khawatir kamu jatoh sayang. Kamu gak tau ya berdasarkan penelitian bahwa pelukan adalah pengamanan paling aman lho" canda Ozik
"Penelitian siapa begitu?" ketus Nay
"Ozik Aditya Utama. Mantan playboy yang sekarang udan insyaf dan lagi mengejar cinta Nastiti Adha Iqbal" sahut Ozik tersenyum
"Sekali ini. Jangan minta lagi" ketus Nay langsung memeluk Ozik
"Ok nona" sahut Ozik langsung menghidupkan mesin motornya
KAMU SEDANG MEMBACA
My Ice Dosen!
Roman d'amourHanya curahan hati Nay yang mendapat dosen bimbingan layaknya es batu di kutub utara! Started : 14 April 2018 Finished : 05 November 2018
