43 - Perubahan Sikap Nay

9.2K 411 9
                                        

Kentara menuju apartemen Nay sambil tersenyum membawa sebuket bunga lily untuk Nay.

Kentara tau persis bunga kesukaan Nay itu dan apapun yang Nay sukai Kentara jelas tau persis.
Dan setelah dua bulan pdkt dengan Nay rasanya ia semakin yakin kalau Nay adalah pendamping hidupnya sampai akhir hayat nanti.

Kentara memencet bell apartement Nay dan langsung dibukakan oleh Icha sahabat Nay yang wajahnya berubah jadi judes pada Kentara padahal biasanya Icha menyambutnya hangat membuat Kentara bingung pada sikap Icha.

"Mau cari siapa?" ketus Icha

"Nay lah... Masa iya saya ngapelin kamu," sahut Kentara tertawa pelan

"Nay katanya gak mau ketemu bapak lagi. Paham kan?" ketus Icha

"Lha, kok?" tanya Kentara bingung

"Tanya aja sama diri bapak sendiri kenapa sampai Nay gak mau ketemu bapak?" ketus Icha

"Memang saya ada buat kesalahan apa Icha? Rasanya gak ada" tanya Kentara bingung

"Halaaah jago banget bapak main drama ya. Hebat sekali! Saya aja sempet ketipu!!!" sinis Icha

"Jaga bicara kamu Icha," Kentara menahan emosinya

Seorang laki-laki menerobos Kentara begitu saja membuat Kentara kesal.

"Hai caldikpar" laki-laki itu cipika-cipiki pada Icha

"Hai calbangpar" sapa Icha tersenyum ramah

Laki-laki itu menoleh. "Bukannya dia dosen Nay. Mau apa dia kesini?"

"Bukan apa-apa bang Ican... Dia mau ngasi tau bimbingan Nay aja soalnya Nay sibuk pemotretan gak sempat ke kampus sih" alibi Icha sambil memandang tajam Kentara

Kentara sekarang paham siapa laki-laki yang menerobosnya itu. Ya, laki-laki yang waktu itu sempat jalan bersama Nay beberapa bulan lalu dan sempat beradu mulut dengannya.

MUHAMMAD IKHSAN AWWALUN kakak kedua Asbi sahabat Nay.

"Nay mana Cha?" tanya Ikhsan

"Nay, gebetan lo udah dateng," teriak Icha sengaja melirik Kentara yang masih berdiri diambang pintu

Nay langsung keluar dari kamar dan berlari menghampiri Ikhsan. "Kak Ican,"

"Hei, udah nunggu lama?" sapa Ikhsan

Nay menggeleng. "Baru aja mau siap-siap,"

"Jadi kan kita jalan?" tanya Ikhsan

Nay mengangguk. "Jadi dong. Bentar ya Nay mau ganti baju dulu"

"Ok" sahut Ikhsan

"Bapak ngapain masih disini pak?" tanya Icha

"Saya mau bicara dengan Nay!" tegas Kentara

"Nay aja gak mau ketemu bapak tuh. Lagipula gebetan Nay udah dateng bapak jangan ngerusak acara mereka dong" ketus Icha

"Ada apa sih Cha? Kok kamu ngomongnya gitu?" tanya Ikhsan

"Gak papa bang Ican. Gak penting" sahut Icha tersenyum tipis

Nay keluar dari kamar sambil memakai tas selempangnya. "Ok, Nay udah siap nih"

"Cha, abang sama Nay mau jalan dulu ya" pamit Ikhsan

"Ok bang. Jagain Nay ya" sahut Icha tersenyum

"Cha, gue pergi dulu" pamit Nay melambaikan tangannya dan keluar dari apartemen tanpa melihat Kentara

"Nay," tahan Kentara

Nay menoleh. "Saya gak ada urusan sama bapak! Saya pergi dulu ya"

"Kalau mau ngobrol kakak bisa tunggu kok Nay," Ikhsan sambil memandang Kentara

My Ice Dosen! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang