67 - Kembali Bimbingan

9.8K 382 24
                                        

Macau, 02 Agustus 2018

Walaupun baru tiba kemarin dari Paris dan kurang istirahat tetap saja tidak ada toleransi untuk Nay yang mulai hari ini kembali beraktivitas seperti biasa setelah hampir dua bulan masa liburannya itu.

Seperti biasa pagi ini akan memulai bimbingan skripsinya kembali dan bertemu Kentara lagi membuat Nay bersemangat entah kenapa sejak mereka berbaikan beberapa hari lalu.

Nay memandangi laptopnya kemudian membuka aplikasi wattpad untuk mengupdate ceritanya kembali. Ya, Nay membagikan kisahnya bukan untuk mencari perhatian tapi, untuk dijadikan pelajaran bagi pembacanya.

Handphone Nay bergetar ternyata ada beberapa pesan chat masuk bersamaan dari fansnya yang sejak awal ia mempublikasikan cerita 'My Ice Dosen' ataupun fans nya dari cerita Asbi tentang kisah hidup geng Blueblood itu.

Ya, memang ada beberapa fans yang berkomunikasi langsung dengan Nay melalui WA bahkan hampir setiap hari mereka berkomunikasi, entah itu menanyakan kabar Nay, geng Blueblood ataupun jadwal kapan Nay update cerita 'My Ice Dosen', Nay senang saja ada menyukai kisah hidupnya itu.

"Nay, bimbingan jam berapa?" tanya Angga memunculkan kepalanya diambang pintu.

"Bentar lagi Nga," sahut Nay tersenyum.

"Bentar ya, tungguin gue, gue mau mandi" Angga langsung berlari ke apartement sebelah.

Nay tertawa melihat tingkah sahabatnya dari sejak usia 3 tahun itu. Ya, memang hari ini Nay akan ke kampus bersama Angga sahabatnya itu.

Lima menit kemudian terdengar langkah terburu-buru ternyata Angga masuk terburu-buru ke apartement nya sambil memasang sepatunya itu.

"Cepet amat mandinya," keluh Nay heran.

"Mandi burung," Angga sambil memasang sepatunya.

Nay menutup laptopnya dan menghampiri Angga sambil memakai tas ransel mini hitamnya itu.

"Makanya bangun jangan telat, udah tau mau bimbingan hari ini," ucap Nay.

"Bawel lo! Yok ah!" Angga langsung menarik tangan Nay keluar dari apartement.

"Anggaa tangan gue!" teriak Nay kesal memukul lengan Angga dengan tangan kirinya.

Bayangkan saja sepanjang perjalanan Angga menyeret Nay seperti sapi kurban saja dan dipandangi orang-orang yang lewat.

"Anggaaa, Anggaaaa!" panggil Nay geram.

"Apa?" tanya Angga menoleh.

"Heummzz fotoin gue yang candid dong," Nay menyodorkan handphone nya

"Bentar lagi juga nyampe gerbang kampus, Nay!" geram Angga mengacak rambutnya.

"Kalo gue gak foto gue gak dapat duit dong Nga!" Nay cemberut.

Angga langsung mengambil handphone Nay. "Berdiri disana!"

Nay tersenyum sambil berpose sesuai arahan Angga.

"Tuh!" Angga langsung mengembalikan handphone Nay sesaat setelah memotret Nay.

"Angga, sekali lag_" pinta Nay terputus.

"Gak ada!" tegas Angga langsung berjalan duluan.

"Yaudah deh. Thanks yaa," teriak Nay tersenyum geli sambil berkutat pada handphone nya untuk memposting foto tadi di sosial medianya.

🍦

Kentara yang baru memasuki kampus tentu saja sudah disambut para mahasiswi yang merupakan fansnya itu. Apalagi kalau bukan mahasiswi itu 'kangen' padanya setelah liburan semester yang panjang beberapa waktu lalu.

My Ice Dosen! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang