Jam masih menunjukkan pukul 07:00 pagi dan Nay tentu saja belum bangun dari tidurnya apalagi semalam ia mulai menyusun skripsinya menyebabkan Nay begadang dan alhasil baru tidur jam 02:00 pagi.
Icha geleng-geleng kepala melihat sahabatnya sekaligus orang yang sudah dianggapnya sebagai adiknya sendiri karena jelas saja Icha lebih diatas Nay satu tahun dan Nay umur 5 tahun saja sudah SD sementara Icha umur 6 tahun. Ok, jangan bahas perbedaan usia mereka yang hanya berbeda satu tahun itu karena sekarang Icha berusaha membangunkan Nay.
"Nay wake up oii" panggil Icha menarik kaki Nay
Nay tentu saja terperanjat kaget karena kakinya ditarik oleh Icha ini sambil mendelik kesal. "Cha, lu tuh ya keterlaluan! Ganggu aja"
"Udah jam 7 pagi non... Kuy lah sarapan yang lain udah pada nunggu" ajak Icha
"Gara-gara lu gue jadi gak menjawab lamaran Rapmon tau gak! Dia tadi ngelamar gue Cha! Lu sih pake narik kaki gue segala padahal gue belom kasi jawaban" cerocos Nay kesal
"Dasar ratu ngayal!" umpat Icha
"Biarin... Eh tapi, bener tau gue mimpi Rapmon ngelamar gue trus pas gue mau jawab lu malah narik kaki gue" kesal Nay cemberut
"Kabar Jhope gimana kalo lu nerima Rapmon?" tanya Gema menyelonong masuk kamar Nay
"Sebodo! Dia php-in gue mulu. Sakit tau! Dia seolah melambungkan gue ke angkasa lalu menghempaskan ke jurang" Nay mulai mendramatisir keadaan
"Ngayal aja bisanya! Cepetan gih buatin sarapan! Perut gue udah ngedance nih" kesal Gema
"Sembarangan aja lu! Dikira gue babu lu" umpat Nay kesal beranjak turun dari ranjangnya
Sejak tinggal di Macau geng Blueblood selalu bergantian piket memasak bukannya apa? Ini semua karena mereka menghemat uang bulanan walaupun mereka bekerja sambilan dan punya uang kiriman dari orang tua mereka masing-masing. Ya, hitung-hitung belajar MANDIRI tapi, bukan mandi sendiri.
Nay sebenarnya tidak pandai memasak tapi, karena piket jadi mau tidak mau ia harus menyediakan sarapan untuk dirinya dan kelima sahabatnya itu.
"Mau bikin apa non?" tanya Icha
"Perlu bantuan chef Asbi gak?" tambah Asbi
Nay menggeleng. "Gue mau mandi dulu"
Kelima sahabatnya jelas saja melongo melihat Nay masuk kamar mandi, ok mereka harus ekstra sabar menghadapi sahabat mungil mereka itu.
15 menit kemudian Nay telah selesai mandi dan memasuki dapur sambil melihat bahan-bahan yang tersisa.
"Oh God" Nay geleng-geleng kepala melihat stok bahan di kulkas hampir habis
Melihat hanya ada sosis, bakso, mie telur dan nasi yang sudah masak di rice cooker membuat Nay berpikir seribu terkait apa yang akan disajikan pada kelima sahabatnya itu.
"Yakin gak butuh bantuan?" Angga berdiri disamping Nay
"Kan ini giliran gue piket" Nay kemudian memotong-motong sosis
"Lalu mau masak apa?" tanya Angga penasaran
"Nasi goreng ala chef amatiran Nay" Nay nyengir kuda
"Kayak bisa aja" ledek Angga
"Bisa dong... Nay kalo terpaksa ya bisa" sahut Nay optimis
30 menit kemudian nasi goreng dan mie goreng buatan ala chef amatiran Nay sudah selesai. Saatnya geng Blueblood sarapan membuat kelima sahabat Nay setengah ragu pada masakan Nay ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Ice Dosen!
Storie d'amoreHanya curahan hati Nay yang mendapat dosen bimbingan layaknya es batu di kutub utara! Started : 14 April 2018 Finished : 05 November 2018
