Sesuatu yang layak didapatkan tidak datang dengan cara yang mudah.
-Alvan Gara Christian
❤❤❤
Keyla memasuki ruang musik, karena hari ini sepulang sekolah ada jadwal ekskul musik, disusul Karin dan juga siswa siswi yang lain memasuki ruangan itu.
"Key lo tadi kok bisa deket gitu sih sama Alvan" tanya Karin saat duduk disebelah Keyla.
"Deket apanya, dia itu nyebelin banget tau" kesal Keyla membayangkan tadi dengan seenaknya Alvan merebut minumannya.
"Deket kok buktinya tadi Alvan nyamperin lo buat minta minum" kata Karin.
"Apaan sih udah ah males ngomongin dia terus" jawab Keyla beranjak dari tepat duduknya dan duduk dikursi yang berhadapan dengan piano, jari tangan Keyla dengan lincahnya memainkan piano tersebut.
🌻🌻🌻
Alvan mengganti baju seragamnya dengan baju basket yang baru saja diberikan pak Danu.
Setelah itu anggota basket berkumpul dilapangan Indoor yang disediakan sekolah untuk bermain basket.
"Saya disini akan menilai kalian satu persatu untuk menentukan kapten basket yang baru" kata Pak Danu sebagai guru dari ekskul basket.
"Iya pak" jawab anggota tim basket dengan serempak.
Mereka mulai memainkan basket, Alvan juga begitu mendrible bola dengan gayanya dan saat melempar bola masuk ke ring dengan sempurna.
Setelah sekitar 2 jam anggota tim basket bermain tiba tiba peluit yang dibawa pak Danu berbunyi menandakan waktu eksul basket telah selesai.
Prit prit...
Tim basket termasuk Alvan, Nando, dan Dika berkumpul ditengah lapangan dan juga pak Danu yang berdiri ditengah tengah mereka .
"Saya sudah memutuskan siapa yang akan menjadi kapten basket selanjutnya," kata Pak Danu.
Anggota yang lain mulai ricuh mereka berbisik bisik dan mulai penasaran siapa yang akan nantinya menjadi kapten basket.
"Kayaknya gue deh yang bakalan jadi kapten basket," bisik Nando kepada Alvan dan juga Dika.
"Gak usah kebanyaan ngayal deh lo," jawab Dika dan hanya dapat jawaban tertawa ejekan dari Alvan.
"Saya memilih Alvan untuk jadi kapten basket selanjutnya selamat ya," kata pak Danu yang berjabat tangan dengan Alvan.
"Iya pak, terimakasih," jawab Alvan.
"Asik nih yang baru aja jadi kapen basket," cibir Nando dengan senyum mengejeknya.
"Jangan lupa buat syukuran Van," kata Dika juga.
"Iya deh besok gue traktir lo dikantin," jawab Alvan sambil memutar bola matanya malas.
"Yeee asik nih besok makan gratis," kata Nando kegirangan bahkan dia melompat lompat dengan tangan ke atas persis seperti anak kecil yang dibelikan permen.
Jika sudah begini pasti teman temannya akan semangat, mereka selalu senang akan traktiran atau makan gratis, dasar teman.
🌻🌻🌻
Waktu eksul musik sudah berakhir, semua meninggalkan ruangan musik termasuk Keyla dan Karin.
"Key gue pulang duluan ya?" kata Karin.
"Iya hati hati," kata Keyla dengan senyum manisnya.
Keyla berjalan sendirian, dia keluar dari ruangan musik dan bergegas ke halte untuk menunggu bus yang lewat, jika sudah sore seperti ini jarang sekali ada bus atau angkutan umum yang lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
KEYVAN
Teen FictionAlvan Gara Christian si cowok badboy, dan ketampanannya yang selalu dipuji-puji banyak wanita, dia juga merupakan ketua geng yang ditakuti oleh semua orang. Kelakuan nakalnya membuat Alvan dikeluarkan dari sekolah, dan mendaftar kembali ke sekolah y...
