🎈Naveen Nyebelin!

81.3K 5.9K 375
                                        

"The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched - theymust be felt with the heart."
- Helen Keller-

♣️♣️♣️

Suara gaduh di depan pintu kamar Princess, membuatnya selalu paham siapa yang telah membuat keributan. Pastilah Naveen, sahabat sejak kecil yang lebih memilih main ke kamarnya ketimbang menunggunya di Ruang Tamu. Terkadang, Princess ingin protes pada OrangTuanya yang mengizinkan Naveen ke kamarnya padahal mereka berdua sudah bukan anak-anak lagi.

"Bentar!" pekik Princess begitu suara ketukan gaduh itu membuatnya stress.

Naveen tidak akan berhenti mengetuk pintu sampai pintu itu terbuka. Meski Princess sudah menyahut sekalipun. Naveen akan tetap mengetuknya, membuat seisi rumah akan protes pada Princess nanti.

Cklek.

"Bisa sabar nggak sih?!" maki Princess.

"Nggak bisa," jawab Naveen sambil nyelonong masuk.

Princess tak menutup pintunya, karena mereka memang tidak pernah macam-macam meski berduaan di dalam kamar. Dia mengekori langkah Naveen masuk ke dalam, sambil mengamati penampilan keren Naveen yang menandakan kalau dia akan pergi.

"Lo mau kemana?" tanya Princess.

"Lo ganti baju buruan, ikut gue pergi," sahut Naveen.

"Kemana?"

"Biasa..." Naveen mengedipkan sebelah matanya.

Biasa maksud Naveen adalah ngedate bareng cewek barunya, tapi dia selalu mengajak Princess.

"Gue lagi males keluar, lo sendiri aja. Lagian ngapain sih ngajak gue mulu, kasian tau cewek-cewek lo bete kalo ada gue," keluh Princess.

"Karena gue butuh lo di saat mereka ngebuat gue bete," jawab Naveen. "Buruan, dia udah nunggu!" paksa Naveen.

"Ogah! Lo nggak liat gue udah pakek piyama tidur kayak gini? Artinya gue mau tidur!" tolak Princess lagi.

"Jangan kayak bayi deh tidur jam segini. Lagian gue udah izin ke ortu lo."

"Naveen, gue males!"

"Ya udah sini gue yang gantiin," Naven mengulurkan tangannya ingin membuka kancing atas piyama tidur Princess.

Princess langsung memegangi tangan Naveen agar berhenti. "Gue beneran males, kenapa nggak ngerti sih?"

"Kalo lo males, gue yang gantiin," sahut Naveen sambil mengambil kedua tangan Princess dan menjadikannya satu di belakang tubuh cewek itu. Lalu dengan satu tangannya dia memegang kuat kedua tangan Princess itu.

"Nav, apaan sih!" desis Princess sambil berusaha melepaskan diri.

Naveen tak menyahut, dia melepas satu kancing atas Piyama Princess dengan mudah. Lalu bergerak turun ke kancing kedua. Turun lagi ke kancing ketiga. Terus turun hingga semua kancing itu terlepas. Perlawanan Princess sama sekali tak ada artinya, cewek itu selalu kalah tenaga darinya.

Princess begitu geram, Naveen selalu saja memaksakan kehendaknya. Saat Naveen nyaris berhasil melepaskan piyama itu dari tubuhnya, Princess menyerah... "fine gue ikut!" sentaknya.

Friendshit (KOMPLIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang