Kangen nggak sih sama Naveen?
Atau lebih kangen Momi? Huhuhu.
🌺🌺🌺
"Apa yang lo sembunyiin?" tanya Naveen.
Kini Naveen hanya berdua dengan Princess sehingga bisa lebih bebas untuk bicara. Rayen dan Keyra sedang ke Kantin untuk makan, entah memang makan atau sengaja meninggalkan mereka berduaan.
"Emang gue sembunyiin apa?" tanya balik Princess, menepis prasangka Naveen.
"Gue kenal lo udah lama. Gue tau kalau seorang Princess itu nggak bodoh. Dia nggak akan membiarkan orang lain menyakitinya, kalau bukan karena sesuatu," ujar Naveen dengan serius.
Princess langsung gelagapan. Dia mencoba memalingkan wajah tapi Naveen menarik dagunya agar mereka terus bertatapan.
"Jujur sama gue ada apa?" tanya Naveen lagi.
Princess menghela nafas. Dia menatap Naveen begitu lekat. "Lo nggak akan percaya kalau gue ceritain ini ke elo."
"Gimana lo bisa tau gue nggak akan percaya, sementara lo aja belum cerita," sahut Naveen.
Princess kembali menghela nafas. Dia berusaha merangkai keberanian untuk menceritakan segalanya. Bermula dari dinnernya yang berjalan lancar bersama Giovani, lalu cowok itu memintanya berpacaran dan sebuah ancaman...
"Lo yakin cewek itu bener-bener mirip sama lo?" tanya Naveen kaget.
"Gue yakin seratus persen, gue udah liat berkali-kali. Gue Zoom. Gue Screenshoot. Gue bahkan play pause sampe mata gue sakit ngeliatnya. Mirip banget sama gue," jawab Princess.
"Terus kalo lo yakin itu bukan lo, kenapa lo mau aja diancam sama dia?"
"Percuma Nav, kalau cuma gue yang akan bilang itu bukan gue, sementara orang-orang yang ngeliat akan bilang kalau itu emang gue."
Naveen memandangi Princess dengan serius. Dari cerita Princess mengenai apa yang wanita itu lakukan di Video tersebut, Naveen jelas yakin kalau itu memang bukan Princess. Tapi siapa? Apa mungkin ada seseorang di muka bumi ini yang memiliki wajah sama hingga 100 persen identik?
"Gue cuma nggak mau orang-orang cap gue cewek yang nggak bener. Padahal gue sama sekali nggak ngelakuin itu," lirih Princess.
Naveen menangkup kedua pipi Princess. "Lo tenang aja, gue jamin Video itu nggak akan sampai tersebar. Logikanya, kalau emang iya laki-laki di dalam Video itu adalah Papanya Giov, udah pasti dia nggak akan mungkin mengekspose keburukan Papanya gitu aja."
"Gimana kalau emang Giov nekat?" tanya Princess takut.
"Gue nggak akan diem aja," sahut Naveen serius. "Tapi gue nggak mau lo ngelakuin hal bodoh kayak gini lagi, ngerti?"
Princess tercengir, kemudian mengangguk. "Gue udah trauma kok. Emang lo pikir nggak sakit apa ditampar sama dia," keluh Princess.
Nafas Naveen turun naik saat mendengarnya, dia kembali terpancing emosi. Andai Rayen tak melarangnya, dia sudah akan mencari Giovani dan menghabisinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Friendshit (KOMPLIT)
Novela Juvenil(Bab Masih Lengkap) Mempunyai seorang sahabat yang sangat Famous di sekolah, bukanlah hal yang membanggakan bagi Princess. Malah dia merasa itu sangat menyusahkan. Setiap saat, ada saja cewek-cewek yang mengganggunya dengan menitip salam, surat, ata...
