🎈Kata siapa?

37.4K 2.6K 92
                                        

From: Lori
Malam ini jalan yuk!
Aku mau ajak kamu ke suatu tempat.
Jam 7 aku jemput ya.

Princess terlambat membaca pesan itu karena dia sedang mandi tadi. Dan sekarang dia sudah bersiap, bukan untuk Lori melainkan akan pergi ke tempat lain. Dia pun dengan cepat membalas pesan dari Lori itu sebelum cowok itu berada di depan Rumahnya.

Maaf, aku nggak bisa.
Aku mau keluar sama Mama Papa.

Setelah mengirimkan pesan itu, Princess buru-buru meletakkan ponselnya ke dalam tas, pada posisi off.

Princess pun turun ke bawah, Mama dan Papanya sedang berduaan di sofa menonton televisi, tak tampak kalau akan pergi bersamanya.

"Ma, Pa, Princess pergi dulu ya," pamit Princess. Dia langsung menyalami kedua orang tuanya itu.

"Kamu mau kemana sayang?" tanya Rayen.

"Princess mau ke rumah temen," jawab Princess.

"Lori?" tebak Keyra.

"Bukan, Ma. Princese pergi dulu ya, takut kemaleman."

"Hati-hati bawa mobilnya!" jerit Rayen yang terdengar samar di telinga Princess yang sudah berada di luar.

Dan disinilah Princess berada saat ini, di Rumah Naveen yang terlihat sepi karena Orang tuanya sedang keluar. Princess menunggu cukup lama di Ruang tamu, tadi dia meminta pada salah satu pekerja di Rumah Naveen untuk memberitahu cowok itu perihal kedatangannya. Tapi sudah lebih dari lima menit, Bik Dedeh belum juga kembali.

Princess seketika berdiri saat Bik Dedeh turun dari tangga. Dia tersenyum, berharap mendapatkan berita baik.

"Maaf Non, Den Naveen bilang, Non Princess pulang aja."

Mendengar itu, Princess merasa hatinya begitu sesak. Apa Naveen tidak sedikit saja menghargai kedatangannya?

"Maaf ya, Non. Bibik sudah berusaha membujuk Den Naveen, tapi tetep nggak mau," Bik Dedeh adalah salah seorang pekerja yang paling dekat dengan Princess. Beliau juga menjadi saksi pertemanan dua insan itu sejak masih balita. Makanya saat Naveen tak ingin menemui Princess, Bik Dedeh mati-matian membujuknya tadi. Tapi Naveen begitu keras kepala dan menolak.

"Bik saya langsung ke atas aja ya," kata Princess bersikeras.

"Tapi Non..."

"Nggak papa, Bik. Saya yang tanggung jawab," Princess meyakinkan. Setelah itu dia langsung berjalan cepat menaiki tangga hingga menuju kamar Naveen.

Tanpa mengetuk pintu, Princess langsung membuka pintu tersebut hingga sang pemilik kamar kaget dibuatnya. Princess melangkah masuk dan Naveen sedang duduk di tepi ranjang, meski dia tau tatapan Naveen melarang kakinya mendekat.

"Kenapa sih kayak gini banget sama gue? Oke gue salah! Tapi bukan berarti cara menyelesaikan masalah ini dengan hancurin persahabatan kita, Naveen!" marah Princess.

"Lo yang lebih dulu hancurin persahabatan kita," balas Naveen.

"Gue sama sekali nggak ada niatan untuk hancurin persahabatan kita atau nyakitin lo! Masalahnya adalah..."

Friendshit (KOMPLIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang