🎈Kemarahan Naveen

19.6K 2.3K 174
                                        

Princess tersenyum melihat Naveen datang bersama Mamanya. Dia telah menunggu di dalam sana cukup lama, mengira kalau mungkin Naveen sedang dibawa ke Ruangan terapi.

"Kamu udah lama Princess?" tanya Mama Naveen.

"Hehehe, lumayan Tante. Tapi nggak Papa kok, masih setia menunggu," canda Princess sambil tersenyum lebar dan melirik Naveen. Tapi wajah cowok itu sangat horor, sepertinya sedang marah.

"Wah kok bisa nggak liat kamu lewat ya, padahal tadi kita lagi di taman loh."

Jantung Princess mau copot rasanya, dia langsung menoleh pada Naveen. Dari wajah cowok itu, Princess menebak kalau sebenarnya Naveen melihat kedatangannya bersama Lori tadi.

"Ma, boleh tinggalin Naveen berdua sama Princess dulu?" minta Naveen dengan nada dingin.

"Tenang aja, Mama nggak akan ganggu kok. Mama mau pulang dulu, ambil salinan. Princess, kamu di sini dulu jagain Naveen nggak papa kan?"

"Ng-nggak papa, Tante." wajah Princess sudah sangat cemas, dia takut melihat tatapan Naveen padanya.

Sementara Mama Naveen sibuk membereskan barang-barangnya yang berceceran di kamar itu, Naveen dan Princess sama-sama diam. Hanya Princess yang terlihat gelisah, sementara Naveen mematung di kursi roda.

"Mama pulang dulu ya sayang. Mama akan kembali secepatnya," ujar Mama Naveen sambil mengusap puncak kepala Naveen. "Hati-hati Ma," balas Naveen.

Mama Naveen tersenyum pada Princess dan mengajaknya cipika-cipiki. "Tante titip Naveen dulu ya," mintanya.

"I-iya, Tante."

Setelah Mama Naveen pergi, suasana berubah menjadi hening dan sedikit menakutkan. Aura kemarahan Naveen memancar jelas, terutama pada tatapannya ke Princess.

"Sejak kapan?" tanya Naveen langsung.

"Hah?" Princess masih berusaha untuk menutupinya. "Nav, gue bisa jelasin..."

"Lo cuma berhak jawab sekarang, jangan bicara apapun selain yang gue tanyain. Paham?"

Princess mendadak gemetar.

"Sejak kapan lo mempermainkan gue, Princess?" tanya Naveen begitu marah.

"Gue nggak pernah mainin lo, gue..."

"Gue nggak tanyain itu?!" bentak Naveen.

Princess cukup terkejut dibentak seperti itu, tapi dia mengerti kenapa Naveen marah. "Udah 2 bulan," jawab Princess.

Naveen tersenyum sinis. "Gue emang bodoh. Gue sempat khawatir mikirin lo saat gue nggak ada. Tapi ternyata lo cepet banget ya move on sama cowok lain," sindirnya.

"Nav..."

"Sahabat gue sendiri, Princess. Apa kalian udah kehilangan akal?"

Princess terdiam.

"Bahkan bodohnya gue sampai tadi pagi, gue masih bersikap seolah-olah lo cinta sama gue tapi faktanya lo..." Naveen tak sanggup melanjutkannya.

Friendshit (KOMPLIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang