🎈Bunga lagi

45.1K 3.2K 167
                                        

Happy reading sayangkuhhh

😍😍

Princess mencoba menyatukan dua orang yang memiliki status penting dalam hidupnya, yaitu sahabat dan pacar. Dia membuat Naveen dan Giovani berada dalam satu meja saat jam istirahat di Kantin. Keduanya terlihat biasa saja, karena memang mereka sudah berteman sejak gabung club basket. Malah sekarang mereka asyik ngobrolin soal pertandingan basket minggu lalu.

"Nanti keburu bel, gue aja yang pesenin makanan." Naveen langsung berdiri. "Lo kayak biasa kan?" tanyanya pada Princess.

Princess baru akan membuka mulutnya tapi Giovani keburu mencela, "Princess makan Yoghurt sama teh hijau, lo pesen itu aja," suruh Giovani.

Naveen menoleh pada Princess yang diam tanpa berkata apa-apa. "Emang kenyang?" tanyanya pada Princess. Dia masih belum menyadari kalau itu bukan keinginan Princess, tapi aturan dari Giovani.

"Sayang, makan itu kan?" Giovani memegang tangan Princess, seperti sedang menekan secara halus.

"Iya Nav, itu aja," kata Princess dengan senyum dipaksakan.

Naveen diam, tapi menurutinya. Dia berjalan ke counter makanan dan memesan makanan untuk mereka bertiga.

Tak lama, Naveen sudah kembali membawa semangkuk bakso dan semangkuk Yoghurt juga teh hijau. Dia tak membawakan makan untuk Giovani, sengaja. "Gue nggak tau lo mau makan apa, sorry ya," ucapnya pada cowok itu.

"Nggak papa, gue pesen sendiri aja," sahut Giovani sambil berdiri.

Inilah maksud Naveen, Giovani pergi. Dia ingin bicara khusus pada Princess tanpa cowok itu. "Kenapa selera makan lo jadi berubah gini?" tanya Naveen.

"Nggak papa, pengen nyoba hidup sehat aja," jawab Princess sambil tersenyum.

"Itu bukan senyum, Princess. Kenapa sih?"

Princess menggelengkan kepalanya. Dia mengangkat gelas teh hijaunya dan meminumnya. Saat air teh itu menyentuh lidahnya, wajahnya langsung meringis karena rasanya yang sangat tidak enak. Meski begitu, Princess tetap memaksakan diri untuk minum.

Juga saat Princess mencoba Yoghurt, wajahnya sama sekali tak menunjukkan rasa suka. Iyalah, makanan lembek dan masam seperti itu tidak disukai oleh semua orang. Apalagi Naveen tau persis Princess lebih suka makan daging.

"Eh, bibir lo kok melepuh gitu sih?" tanya Naveen dengan eskpresi cemas.

"Melepuh gimana?" Princess jadi ikut cemas dan segera mencari Tisu.

"Coba lo buka mulut lo," suruh Naveen.

Princess pun menurutinya tanpa banyak berpikir. Tiba-tiba sesuatu yang bulat masuk ke mulutnya, begitu cepat dan... Enak.

"Makan. Gue tau lo lebih suka itu," suruh Naveen.

Princess belum juga mengunyahnya. Dia ragu, takut bila Giovani tau. Pentol bakso itu masih bertahan di dalam mulut, antara ingin dikunyah atau dikeluarkan saja.

"Makan buruan," suruh Naveen lagi.

Seperti mendapatkan doktrin, Princess dengan cepat mengunyah pentol bakso itu. Demi apapun, dia merasa seperti hidup kembali. Aroma daging serta nikmatnya kuah bakso membuat perutnya berpesta. Entah sudah berapa lama dia tak menikmati makanan kesukaannya ini.

Baiknya Naveen, dia menghabiskan teh hijau dan Yoghurt Princess. Meski cowok itu harus memasang ekspresi jijik, tapi dia tetap memakannya.

Begitu Giovani hampir datang dengan membawa makanannya, Princess dan Naveen bertukar piring dan berakting seakan-akan mereka makan sesuai porsi masing-masing.

"Nah, gitu dong dihabisi," ucap Giovani begitu senang melihat Yoghurt dan teh hijau Princess telah ludes.

Princess diam-diam melirik Naveen, cowok itu mengedipkan matanya.

Makasih, Naveen.

•✤✤••✤✤•

"Lo serius?" tanya Lori ketika Naveen bercerita soal sikap Giovani kepada Princess.

"Kayaknya sih gitu," jawab Naveen.

"Wah kasihan Princess dong kalo gitu. Itu sih namanya mengekang, geli gue kalo punya cowok kayak gitu."

Naveen menatap Lori dengan curiga. "Emang lo cewek?"

"Eh, anjir maksud gue nggak gitu. Misal nih ya gue cewek, gue bakalan geli punya cowok yang makan aja harus diatur-atur."

Naveen menghela nafas. Dia kembali membayangkan ekspresi Princess yang sepertinya terpaksa mengikuti kemauan Giovani. "Menurut lo apa mungkin Princess cinta banget sama Giov sampe dia mau diperlakukan kayak gitu?"

"Ada dua kemungkinan sih, Nav. Pertama, iya dia emang udah cinta banget makanya buta. Kedua, bisa jadi karena Princess emang bego."

Opsi kedua itu membuat Naveen melotot pada Lori.

"Becanda," Lori langsung meralatnya sambil terkekeh. "Opsi kedua bisa aja karena Princess memang tipikal cewek yang menghargai cowoknya. Kan dia belum pernah pacaran tuh, jadi dia salah kaprah."

Tapi masa iya sih Princess se-naif itu? Oke, dalam hal akademik nilai cewek itu memang perlu dikhawatirkan, tapi masa yang kayak gini juga nggak pinter?

"Princess butuh lo buat tau pacaran itu seperti apa," Lori menepuk pundak Naveen.

"Gue nggak mau dianggep berniat merusak hubungan mereka."

"Merusak dengan memperbaiki itu jelas berbeda, Bro. Di sini tujuan lo buat buka mata Princess, bikin dia melek kalau dia salah pilih cowok."

Naveen memandang Lori, terkadang sahabatnya itu selalu paling bijak dan masuk akal dalam hal menasehati. "Lo kapan sih punya pacar?"

Lori tertawa kencang.

•✤✤••✤✤•

Princess tertegun melihat setangkai Bunga Mawar merah di atas mejanya. Sudah lama dia tak dikirimi bunga seperti ini lagi, kalau tidak salah sejak dia berpacaran dengan Giovani. Lalu kenapa cowok itu memberinya Bunga kembali?

"Wah, dari Secret Admirer lo lagi?" tanya Keke.

"Ehhh, udah bukan Secret Admirer kali. Kan kita udah tau siapa pengirimnya," sahut Via.

"Kok sekarang gue malah nggak yakin ya kalau selama ini Kak Giov yang ngirim bunga," ujar Princess.

"Emang siapa lagi? Semua fakta mengarah ke Kak Giov, bukan? Kayak dia yang selalu datang lebih pagi. Dia yang tiba-tiba pedekate sama lo. Terus dia juga yang tiba-tiba nembak lo. Sejak kalian jadian, udah nggak ada lagi bunga di atas meja. Jadi pasti Kak Giov lah!" kata Keke yakin.

"Iya juga sih," Via manggut-manggut.

Princess masih belum merasa yakin. Kalau memang iya Giovani lah yang meletakkan bunga ini ke atas mejanya, waktunya kapan? Bukannya cowok itu sedang Try Out di kelasnya sampai-sampai tidak ada jam istirahat kedua.

Tapi kalau bukan Giovani, siapa?

•✤✤••✤✤•

Friendshit (KOMPLIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang