(Bab Masih Lengkap)
Mempunyai seorang sahabat yang sangat Famous di sekolah, bukanlah hal yang membanggakan bagi Princess. Malah dia merasa itu sangat menyusahkan. Setiap saat, ada saja cewek-cewek yang mengganggunya dengan menitip salam, surat, ata...
“Cinta membuatmu menemukan sisi-sisi tersembunyi dari seseorang, bahkan yang mereka tidak sadari, dan yang tidak pernah terpikirkan oleh mereka untuk disebut indah” -Wild Awake, Hilary T. Smith-
♣️♣️♣️
Hari ini, Princess kembali mendapat Bunga di atas mejanya. Namun kali ini dengan disertai sebuah kertas origami berwarna pink. Di kertas itu terdapat tulisan,
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hanya dua kalimat itu, tapi sangat mengganggu pikiran Princess. Dia membacanya berulang-ulang sampai hafal bagaimana bentuk kalimatnya.
Saat hendak memasukkan tasnya ke dalam laci, sebuah kertas berjenis sama dengan warna kuning jatuh ke lantai. Princess memungutnya. Kertas itu pun terdapat sebuah kalimat dari tulisan tangan yang sama,
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Princess mengerang, dia melempar bunga itu ke lantai, meremas dua kertas itu lalu membuangnya juga. "Siapapun elo, ini nggak lucu!" tandasnya.
"Kenapa tuh muka kusut? Tadi kayaknya biasa aja pas berangkat," tanya Naveen yabg baru saja masuk ke kelas Princess setelah mengobrol dengan salah satu temannya di depan pintu kelas.
"Gue nggak suka," jawab Princess.
"Nggak suka... Apa nih?" tanya Naveen bingung.
"Sama orang sok misterius yang setiap hari kirimin gue bunga!"
Naveen tertawa. "Secret admirer lo itu kayaknya emang naksir berat sama lo tapi nggak punya nyali buat ngomong langsung," ujarnya. Lalu dia menambahkan, "nggak kayak gue, gentle man."
Princess mencebik. "Iya, lo emang Gentle man, makanya setiap cewek lo pacarin," ledeknya.
"Orang ganteng gimana dong?" Naveen menaikkan kerah seragamnya dengan bangga.