Pendirian ku tetap sama
Aku mencintaimu
-
-
-
-
-
-
Anindira Pratista
"Kak Faro " Teriak Dira , Faro menghentikan langkahnya
Dira berjalan perlahan mendekati Faro yang hanya terdiam ." kak aku gak ngerti sama kaka , kenapa sifat kak Faro tiba tiba berubah kayak gini "
Faro diam
" KAK KALO AKU PUNYA SALAH KAKA SEHARUSNYA NGOMONG GAK KAYAK GINI "
Tetap sama Faro memilih untuk diam dan enggan menatap Dira
" KENAPA KAK FARO HARUS SEJAHAT INI SAMA AKU MANA JANJI KAKA SEMUANYA CUMAN KEBOHONGAN!"
" LO YANG KEMANA AJA DIR !"
" LO BAHKAN GAK NELFON GUE DIR !"
Faro menarik nafas nya lalu ia hembuskan dengan kasar " GUE NELFON LO BERKALI KALI TAPI APA "faro tersenyum kecut " OUH GUE TAU LO SIBUK ? YA UDAH GINI AJA MULAI SEKARANG KITA JALAN MASING MASING ! Itukan yang Lo mau ?"
Air mata Dira mengalir hebat dirinya Masi bisa menahan jika harus di katakan bangsat oleh faro namun mengapa dengan kata kata yang barusan faro lontarkan sangat membuat hati nya hancur.
" A----ku salah apa kak? Jawab ! "
" Bahkan diwaktu yang singkat aja Lo bisa lupain gue Dir , gimana nanti "
" aku gak pernah sekalipun lupain kak Faro "
" LO BRENGSEK DIR GUE BENCI SAMA LO "
" Kak aku minta maaf kalo emang aku salah " Dira terjatuh di hadapan Faro
Sontak Faro ingin menolong Dira namun niat itu ia urung kan Faro tetap lah Faro lelaki dingin yang tetap pada pendiriannya!
" dengar penjelasan aku dulu pleass "
" Gak perlu Lo jelasin , gue udah pacaran sama tasya "
" KAK FARO ....KAK FAROO !" Dira menangis histeris menatap faro yang pergi tanpa merasa bersalah sedikitpun
Hanya masalah seperti itu Dira berfikir pasti didalam diri faro Masi ada sesuatu!
Gadis itu terus menangis air matanya seakan tak ingin berhenti . Ia malu , ia benci dengan masalah yang selalu datang dalam hidup nya hatinya terasa tercekik oleh ribuan tali . Kata Faro yang mengatakan bahwa dia milik Tasya sangat menyakitkan bagi dirinya .
*
" Lo Gila! " Pekik sakti
Sakti menarik kerah baju Faro kasar
" Dimana perasaan lo , Lo nyakitin Dira bangsat! "" LO GAK USAH URUSIN GUE "
Bruk!!!!!
Sakti memukul wajah Faro dengan brutal
" FAR LO SADAR BANGSAT , LO GAK PERLU KEK GINI " sakti menarik nafasnya dalam dalam " LO HARUSNYA DENGAR PENJELASAN SI DIRA ANJING "
" PENJELASAN APA SEMUANYA UDAH JELAS GUE SAMA DIRA EMANG PERLU JALAN MASING MASING "
" LO BEGO KALO SAMPAI LO LEPASIN DIRA "
Faro bungkam Seketika bukanya ia tak mencintai Dira lagi namun entah kenapa emosi nya susah ia kendalikan mungkin karena terlalu banyak ketakutan dalam dirinya Ia takut jika harus jatuh cinta lebih dalam lagi
" Sat udah nih bocah udah hilang akal sehat " Kali ini Riyan angkat bicara
" Diam kan? Karna gue tau lo merasa bersalah Cuman apa ?lo gengsi "
" Yah cinta tapi gengsi aja lah sat " Sindir Riyan . Faro hanya diam tangannya mengepal.
" Kenapa ? pengen mukul kita berdua ? Lo seharusnya dewasa buat hadapin masalah Bukan kayak anak kecil kek gini "
" Ya elah sejak kapan lo jadi drama gini far Kita kenal lo udah lama " Sambung Riyan menggeleng kan kepalanya heran .
" Diam lo berdua !" Judes Faro Dengan tatapan khas milik nya ~tajam dan menusuk
" Far lo tau kenapa Dira gak Nelfon lo ? Karna hp nya rusak bangasatt! "
Faro menelan salivanya berkali kali " maksudnya?"
" Lo budek Gue bilang hp nya Dira rusak bangsat anjing !"
" Makanya lo jadi orang jangan keras kepala gue sumpek lo "
Hati faro seakan di tusuk oleh ribuan pisau
*
" Dir udah jangan nangis Si kak Faro emang brengsek " Ucap linka bercampur emosi yang sangat tinggi
" Gue gak habis fikir sama kak Faro tuh anak kenapa sih Pms "
Dira Masi menangis tersedu sedu bahkan matanya bengkak karena menangisi faro laki laki brengsek yang tidak mau menerima penjelasan nya sama sekali
" Dir Udah ngapain lo buang air mata lo buat cowo brengsek kayak gitu "
Hardik linka" Gue---gue gak tau salah apa argggghhhhhh " tangis nya kembali pecah
Membuat kedua temannya menghela nafas berat
" Gini aja gue beliin martabak mau ?"
" Iyah deh " Kebiasaan kalo sudah martabak langsung mau
" Ya udah ayo "
Ketiga gadis itu meninggal kan halaman sekolah untung saja meirah bawa mobil jadi mereka bisa pulang bersama .
Lelaki kejam lelaki tidak berperasaan tapi kenapa gue gak bisa marah kenapa
Mungkin gue terlalu cinta
Next part√
Selesai revisi

KAMU SEDANG MEMBACA
SENIOR ( S E L E S A I )
Подростковая литература" suka sama Kaka kelas tuh emang gini tersiksa lahir dan batin ! Lebih banyak sakitnya dari pada bahagia nya " gerutu Dira pada diri nya sendiri Namun tanpa disangka ternyata keduanya menyimpan perasaan yang sama satu sama lain hanya saja keduanya d...