"Apa berharap kamu
Kembali lagi padaku
Itu boleh? atau itu hanya
Sebuah halu seperti judul lagu. "
~Aditya Kurniawan~
Setelah mendengar kabar bahwa Zahra akan pindah sekolah, Adit langsung pergi ke kelas 12 IPA 1, yaps itu kelas Zahra. Dia ingin mendengar kebenarannya lewat Dewi.
"Ada Dewi?" tanya Adit ketika ia sudah sampai sambil menengok ke dalam kelas.
"Lo cari gue?" tanya Dewi balik sedikit berteriak. Adit pun hanya mengangguk, lalu Dewi menghampirinya.
"Ada apa?" tanya Dewi.
"Zahra kadannya gimana, udah baik?" tanya Adit karna kemarin dia langsung pulang dan tak melihat lagi Zahra, sebab pasti kakaknya tak menginginkan Adit di sana. Dari pada menambah masalah apalagi Zahra sedang sakit dia memilih pulang lebih dulu.
"Alhamdulillah dia hari ini bisa pulang," ucap Dewi ternyum bahagia. Sama seperti Adit, dia bahagia mendengar kabar itu.
"Alhamdulillah kalau gitu," ucapnya.
"Lo mau ikut gue sama Candra dan Farel ke rumah sakit gak?" tanya Dewi.
"Gue sebenernya mau tapi itu gak bisa, lo tau 'kan Kak Zaki minta gue buat jauhin Zahra," ungkap Adit dengan raut wajah sedih.
"Kasian juga lo, mungkin ini karma lo selalu mainin cewek," cibir Dewi.
"Lo bukannya bikin gue happy, malah ngomong yang gak jelas."
"Sorry, gue 'kan cuman becanda," ucap Dewi diiringi tawa kecil.
"Serah lo! Eh, gue denger Zahra mau pindah sekolah, apa itu bener?" tanya Adit.
"Gue juga gak tau pasti sih, cuman Kak Zaki bilang kalau Zahra mau dipindahin sekolahnya," ucap Dewi terlihat raut sedih di wajahnya. Mana ada sahabat yang tidak sedih ditinggal sahabatnya.
"Pindah ke mana?" tanya Adit penasaran.
"Gue gak tau, Kak Zaki gak bilang."
"Mungkin dia mau pisahin gue sama
Zahra, jadi dia pindahin Zahra ke sekolah lain." Adit menyimpulkan.
"Yang sabar aja ya, Dit! Mungkin Tuhan punya rencana lain buat kalian berdua, kayak hubungan gue sama Farel yang gak jadian-jadian," ucap Dewi.
"Curhat lo?" tanya Adit.
"Gue beneran, dan lo belum nepatin janji lo buat gue jadian sama Farel!" Dewi memperingati.
"Iya, maaf! Lo tau 'kan dia kurang peka, lagian cinta itu gak bisa dipaksakan. Kalau dia jodoh lo gak akan ke mana kok," ucap Adit so bijak.
"Oh, iya, gue titip ini buat Zahra ya, gue gak bisa ke sana. Sebenernya gue mau ke sana walau untuk terakhir kalinya, tapi Kak Zaki pasti marah dan Zahra juga 'kan masih ngambek sama gue." Adit memberikan sebuah kotak kecil berwarna merah dengan pita di atasnya.
"Oke, siap. Gue berharap sih Zahra gak jadi pindah, tapi hanya Tuhan yang tau," ucap Dewi sedih.
"Iya, gue balik dulu ke kelas! Jangan lupa kasih ke Zahra, tapi jangan sampai Kak Zaki tau!" pinta Adit. Lalu dia pun melenggang meninggalkan kelas 12 IPA 1.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aditya Azahra(Tamat)
Teen FictionJudul Baru: Aditya Azahra Judul Lama: Cewek Kaku Vs Cowok Gesrek Judul baru, cerita lebih seru!!! *** Seorang cewek bernama Azahra Anatasya, si cewek kaku plus anti kaca yang selalu dijaili oleh seorang cowok bernama Aditya Kurniawan, si cowok gesre...
