Pembalasan

884 70 130
                                        

Happy Reading
.
.
.
.
.
.
📖📖📖📖



Siang itu kantin diramaikan oleh seorang cowok anak pemilik sekolah dan ketiga sahabatnya, siapa lagi kalau bukan Aditya Kurniawan.

"Perhatian, untuk semua yang ada di sekitar kantin ini, mohon untuk mendekat ke sumber suara karena ada sesuatu yang ingin saya beritahukan pada kalian semua!" pinta Adit melalui pengeras suara.

Tak lama setelah itu semua yang ada di sana menghampiri Adit karna penasaran dengan apa yang akan cowok itu katakan.

"La, mantan lo mau ngapain tuh?" tanya Jesika sambil menyenggol sikut Syakila kala mendengar apa yang Adit katakan. Ya, mereka juga sedang berada di kantin saat itu.

"Tau tuh La, kita samperin aja yuk!" pinta Bella.

"Apa jangan-jangan dia mau nembak gue lagi ya, duh gue harus dandan cantik dulu nih," ucap Syakila yang kegeeran sambil merapikan rambut dan pakaiannya.

"Udah cantik, belum nih gue?" tanyanya pada kedua sahabatnya.

"Udah sip lah, lo mau kayak gimana aja tetep cantik kok," ucap Jesika sambil mengacungkan kedua jempolnya.

"Iya, udah cantik," tambah Bella.

"Ya udah, ayo kita ke sana!" ajak Syakila. Mereka pun langsung menghampiri Adit yang sudah dikerumuni oleh banyak orang.

"Nah orang yang gue tunggu udah dateng nih," ucap Adit ketika melihat kedatangan Syakila dan kawan-kawan.

"Kayaknya bener nih dia mau nembak gue lagi," batin Syakila tersenyum senang.

"Jadi, gue ngumpulin kalian semua di sini karna ada yang mau gue sampein ke kalian, terutama Syakila yang udah cantik gini," ucap Adit dengan senyum dipaksakan.

Mendengar itu Syakila hanya tersenyum-senyum sambil memainkan rambutnya yang tergerai, sementara kedua sahabatnya menyenggol-nyenggol bahunya.

"Oke, kalian udah siap?" teriaknya.

"Duh, gue jadi degdegan gini, ya. Aah ... Adit romantis banget deh mau nyatain cintanya di depan banyak orang," batin Syakila berucap lagi dengan kegeeran yang sudah bertambah.

"Jadi, ini yang mau gue kasih tau sama kalian," ucap Adit.

"La, aku mau kamu jujur sama aku, jangan ada rahasia di antara kita."

"Rahasia? Aku gak punya rahasia."

"Terus, kenapa kemarin aku liat kamu gak masuk rumah yang gede, dan malah masuk ke rumah yang maaf kumuh kayak gitu?"

"Aku mau jujur sama kamu kalau sebenarnya aku ini bukan orang kaya, ibu aku pembantu dan ayah aku tukang parkir."

"Apa kamu yang udah celakain Zahra di gudang?"

"Iya, aku yang udah celakain Zahra, karna aku gak mau kamu deket-deket sama dia. "

Setelah mendengar rekaman itu semua orang membulatkan mata dan geleng-geleng kepala tak percaya. Ya, Adit mengumpulkan semua orang yang ada di sana karna ia ingin membalas dendam pada Syakila dengan memberitahukan rekaman itu yang sudah Adit edit sedikit.

Aditya Azahra(Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang