Epilog

1.4K 80 96
                                        

Inilah akhir kisah cintaku dengannya,
Berakhir bahagia atau sebaliknya
Itu sudah pilihanku, karna darinya
Aku mengenal apa itu arti
Cinta yang sebenarnya. "

~Azahra Anatasya~


"Jika itu pilihanmu, aku menerimanya
Dengan lapang dada, karna aku
Tahu jodoh takkan ke mana. "

~Aditya Kurniawan~



Adit sudah sampai di sebuah pemakaman yang ada di kota Jakarta, dia berjalan masuk ke dalam yang didapati banyak makam.

Dia mencari seseorang yang akan ia temui, dan ketika matanya mengelilingi sekitar pemakaman itu matanya berhenti ketika melihat dua orang sedang berpelukan, itulah orang yang ia cari. Tak mau berlama-lama, dia pun menghampiri kedua orang itu.

"Assalamu'alaikum," ucapnya ketika sudah sampai di tempat mereka berada.

Mendengar orang yang mengucapkan salam, Zahra dan Bi Eti langsung melepaskan pelukannya dan seketika dia mendongakan kepalanya, lalu mendapati seseorang yang dulu ia cintai, siapa lagi kalau bukan Adit.

"Wa-wailaikumussalam," jawabnya sambil menundukan kepala dan berdiri. Kaget? Gugup? Itulah yang sekarang Zahra rasakan kala bertemu orang yang dulu ia benci, lalu dia cinta dan kembali pada benci lagi.

"MasyaAllah, calon istri idaman," batin Adit kala melihat Zahra yang sudah berubah menjadi lebih baik dari yang dulu.

"Wa'alaikumusalam Den Adit," jawab Bi Eti.

"Apa kabar Zahra?" tanyanya. Yang terdengar agak sedikit canggung.

"Alhamdulillah baik," jawabnya sambil tersenyum walaupun masih kaku karna ia sudah lama tidak berjumpa dengan mantannya itu.

"Aku gak ditanyain kabar nih," ucap Adit dan membuat Zahra kaget, ternyata Adit masih seperti dulu.

"Eumm ... apa kabar?" tanya Zahra canggung.

"Alhamdulillah nih gak baik," jawabnya. Seketika alis Zahra terangkat.

"Gak baik kenapa?" tanyanya.

"Karna kamu ninggalin aku," jawabnya. Deg! Adit selalu saja membuat Zahra bungkam, bingung untuk berkata apa.

"Bukannya kamu ya, yang ninggalin aku demi wanita lain." Skakmat! Adit termakan oleh ucapannya sendiri.

"Tapi aku ada alasannya, kamu udah dengerin 'kan rekaman yang aku kasih di kado yang aku kasih? Atau Dewi gak ngasih ke kamu?" tanyanya.

Ya, memang waktu itu Adit memberikan sebuah flashdisk pada Zahra lewat Dewi, Zahra sudah mengetahuinya ketika ia sampai di rumah.

"Iya, aku tau. Aku pun ninggalin kamu ada alasannya," ucap Zahra.

Hari ini Zahra pulang ke rumahnya dan dia sudah ada di kamar yang sangat ia rindukan, yaitu kamarnya sendiri. Walaupun satu tahun dia meninggalkan kamarnya, tapi suasananya masih sama seperti dulu nyaman, bersih dan rapi, mungkin karna Bi Eti selalu membersihkan kamar itu.

Aditya Azahra(Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang