Extra Part

1.8K 90 98
                                        

"Kenapa harus ada Say Hello?
Jika akhirnya ada kalimat
Say Good Bye."


~Aditya Kurniawan~

"Perpisahan bukan akhir dari
Semuanya, karna kita takkan
Tahu bagaimana kisah selanjutnya,
Apakah akan bahagia ataukah terluka?"


~Azahra Anatasya~


Pagi ini Aditya sudah bersiap dengan tas yang di sampingkan di atas punggungnya, dan satu buah koper yang berisi pakaian juga yang lainnya yang akan ia gunakan di negara orang itu, ya, Amerika Serikat.

"Duh, anak Mamah udah ganteng aja," puji Seli saat melihat anaknya yang sudah bersiap untuk berangkat ke bandara.

"Dari dulu juga Adit emang udah ganteng kali, Mah," ucapnya pede.

"Oh iya, Zahra jadi ikut nganter kamu ke bandara gak?" tanya Seli.

"Kayaknya jadi deh, tapi dia belum ke sini juga, ya," ucap Adit yang mulai khawatir.

"Coba telepon, siapa tau dia lagi di jalan!" suru Seli.

"Oh iya, kenapa aku gak kepikiran gitu, ya," ucap Adit sambil menepuk keningnya.

"Karna rindu mungkin," kekeh Seli. Dan Adit hanya tersenyum, lalu ia mengambil handphone dari sakunya kemudian mulai menelpon Zahra.

"Kok gak diangkat ya, Mah?" tanya Adit karna hanya bunyi tut ... tut ... tut ...  yang terdengar dari handphone-nya.

"Coba, telepon lagi!" pinta Seli. Adit mengangguk, dia kembali menelpon
Zahra, tapi tetap saja tidak diangkat.

"Masih gak diangkat, Mah," ucap Adit yang mulai ada perasaan cemas pada dirinya.

"Mungkin dia lagi di jalan jadi gak kedengeran," ucap Seli berusaha menenangkan Adit.

"Ya, semoga aja, Mah. Aku takut terjadi sesuatu sama Zahra."

"Jangan ngomong gitu, kita doain aja semoga Zahra baik-baik aja!" pinta Seli karna tak mau Adit berpikir yang tidak-tidak.

Seli memang sudah mengenal Zahra
sejak kemarin, Adit membawa Zahra ke rumahnya tak lupa dengan Bi Eti juga.

Siang itu, Adit, Zahra, dan Bi Eti tiba di sebuah rumah yang cukup mewah dan halaman yang asri, enak di pandang mata. Itu adalah tempat tinggal Adit dan juga kedua orang tuanya.

"Ayo, masuk!" ajak Adit pada Bi Eti dan Zahra yang sudah keluar dari mobil.

"Rumah kamu bagus banget, Dit," puji Zahra ketika melihat sebuah rumah dan halaman yang ditumbuhi berbagai macam bunga.

"Ya, alhamdulillah," ucap Adit. Zahra memang baru kali ini berkunjung ke rumah Adit, karna saat pacaran dulu Zahra tidak pernah diajak bermain ke rumah Adit.

"Mamah aden suka bunga, ya?" tanya Bi Eti sambil melihat-lihat bunga yang tumbuh di halaman rumah Adit.

Aditya Azahra(Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang