"Untuk ngebongkar kebusukan lo
itu sangat mudah, bagai meletuskan
balon dengan sebuah jarum yang
kecil, tapi tajam. "
~Aditya Kurniawan~
Setelah Adit dari rumah Zahra, dia langsung melajukan motornya menuju sekolah. Ketika mengetahui Zahra telat pergi, ia juga memilih pergi tanpa berniat menghampiri sahabatnya.
Di perjalanan menuju sekolah, dia tak henti-hentinya memikirkan Zahra, kenangan bersamanya selalu terngiang di kepala. Mungkin benar, karma itu is real, nyata adanya. Dulu ia selalu mempermainkan wanita dan tak memikirkan perasaan mereka bagaimana ditinggalkan saat sayang-sayangnya, sakit bukan? Itu yang ia rasakan saat ini.
"Gue emang cowok bejad yang gak
pantes dicintai oleh seorang cewek
kayak Zahra!" umpatnya.
"Maaf, gue gak bisa tepatin janji, gue emang gak punya hati Zah, lo udah tersakiti karna gue. Lo harus sayang sama gue dengan nahan rasa sakit," ucapnya. Dia benar-benar dilanda rasa bersalah.
Tak lama Adit pun sampai di sekolah, dia langsung memarkirkan motornya di parkiran. Ketika ia sedang berjalan di koridor sekolah dengan tatapan kosong, tiba-tiba dia mendengar suara wanita yang sedang mengobrol dengan yang lain. Adit langsung memberhentikan langkahnya karna mendengar topik yang dibahas sungguh menarik emosi dan menahan kaki untuk berhenti melangkah, dia pun bersembunyi di balik tembok kala ia akan berbelok.
"Akhirnya gue berhasil buat misahin si Adit sama cewek kulkas itu," ucap wanita yang tak asing bagi Adit.
"Emang lo ngelakuin apa, sampai mereka bisa pisah kayak gitu?" tanya temannya.
"Tapi kalian janji jangan bilang ke siapa-siapa tentang ini, oke!" pintanya.
"Oke siap," jawab mereka.
"Jadi yang waktu itu nabrak Zahra, itu adalah orang suruhan gue," ucapnya.
Seketika rahang Adit mengeras dan kedua tangannya mengepal.
"Gila lo ya, untung Zahra gak mati," ucap temannya.
"Sebenernya gue maunya dia mati biar gue bisa leluasa deketin my Adit, tapi gak papa lah 'kan sekarang dia udah gak di sini, " ucap orang itu. Adit masih bertahan di balik tembok dengan amarahnya.
"Lo udah buta sama cinta, seharusnya lo jauhi dia! Di dunia ini banyak yang lebih ganteng dan tajir daripada dia, dan lo tau 'kan kalau dia itu playboy," ucap temannya.
"Ya gue tau, tapi gue udah cocok sama dia. Gue bakal lakuin apapun supaya dia jadi milik gue, dan gue bakal buat dia bertekuk lutut sama gue terus mohon-mohon agar gue balikan lagi sama dia," ucapnya percaya diri.
"Lo gak inget waktu itu dia minta balikan sama lo terus dia putusin lo lagi, lo gak sakit hati apa?" tanya temannya.
"Enggak, santai aja kali," jawabnya santai.
"Sorry, tingkat kepedean lo terlalu tinggi. Ternyata gak sulit ya, buat bongkar kebusukan lo itu. Liat aja pembalasan dari gue Ratu Drama!" batin Adit tersenyum sinis.
Lalu, dia meninggalkan tempat persembunyiannya, dan berbalik arah dia mengurungkan niat untuk pergi ke kelas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aditya Azahra(Tamat)
Ficção AdolescenteJudul Baru: Aditya Azahra Judul Lama: Cewek Kaku Vs Cowok Gesrek Judul baru, cerita lebih seru!!! *** Seorang cewek bernama Azahra Anatasya, si cewek kaku plus anti kaca yang selalu dijaili oleh seorang cowok bernama Aditya Kurniawan, si cowok gesre...
