Memaafkan

842 72 90
                                        

"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim."

(Asy-Syura: 40)


Hari ini adalah hari minggu, di mana hari yang menyenangkan dan kebanyakan digunakan anak muda atau kebanyakan orang untuk bersantai juga berkumpul dengan keluarga.

"Pagi, Mah!" sapa seorang anak muda yang baru menuruni anak tangga di rumahnya.

"Pagi! Tumben kamu udah bangun?" tanya mamahnya yang sedang menyiapkan sarapan.

"Emang aneh ya, kalau aku bangun pagi?" Dia malah nanya balik.

"Hmm,"dehemnya,"kan biasanya kalau weekend gini, kamu tuh bangunnya jam 10.00, kalau enggak dzuhur," lanjut mamahnya pada Adit.

"Itu 'kan dulu, sekarang beda lagi," ucapnya yang tak mau kalah.

"Iya deh, anak mamah emang pinter cari alesannya," ucap mamahnya mengalah.

"Ayo, sarapan!" lanjutnya. Adit hanya menganggukan kepala, lalu duduk di kursi meja makan.

"Mah, nanti siang ada acara gak?" tanya Adit.

"Enggak, emang kenapa?" tanya mamahnya balik.

"Kan udah lama aku gak jalan sama
mamah, nanti siang kita jalan-jalan.
Mau, gak?" tanyanya.

Seketika sebelah alis mamahnya terangkat,"kamu gak lagi ngigo 'kan?" tanyanya.


"Ya, enggak lah. Emang kenapa sih?" tanya Adit bingung.

"Ya, aneh aja. Tumben-tumbenan kamu ngajak mamah jalan, biasanya juga kalau mamah minta anter suka banyak alesan," ucapnya.

"Udah aku bilang itu 'kan dulu. pokoknya anggep kebiasaan jelek aku itu dulu dan sekarang bukan Adit yang dulu, oke!" pintanya.

"Hmm ... iya deh, emang mau ngajak ke mana?" tanya mamahnya mengalah.

"Ke suatu tempat yang mamah suka," jawabnya sambil tersenyum.

"Tempat yang mamah suka banyak loh," ucapnya.

"Ya, pokoknya ada deh."



🌼🌼🌼



"Pah, Mah, ayo berangkat!" pinta Bagus pada kedua orang tuanya.

"Sebenernya, kamu mau ngajak kita ke mana sih?" tanya papahnya. Bagus memang mengajak jalan kedua orang tuanya, sama hal nya dengan Adit dan ia juga tidak memberitahukan akan pergi ke mana.

"Ikut aja, nanti kalian juga tau," jawabnya. Lalu kedua orangtuanya hanya mengangguk pasrah, kemudian mengikuti anaknya menuju mobil.

"Biar Bagus aja yang nyetir,
Mamah sama Papah duduk santai
aja di belakang!" pintanya.

"Gak usah, biar papah aja!" tolak nya.

Aditya Azahra(Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang