Para menteri yang memihak permaisuri Lin Yao bersimpuh di depan aula pertemuan, mereka berharap permaisuri Lin yao segera di bebaskan dari segala tuduhan.
Kaisar li shing mendongak saat melihat kedatangan fang yin ke ruang kerjanya.
"Mengapa kau kesini, fang er? Wajahmu masih terlihat pucat!!"tegur kaisar Li Shing sambil berdiri lalu berjalan mendekati fang yin.
Tiba tiba tubuh fang yin merosot ke lantai dan kepalanya bersujud di lantai.
"Yang mulia! Saya mohon tegakkan keadilan untuk saya!"
"Berulang kali saya di perlakukan buruk oleh permaisuri namun saya diam"
"Anakku yang pertama meninggal dunia karena kekejaman kasim chang, saya iklas"
"Tapi jika permaisuri ingin menyingkirkan anak yang sedang saya kandung sekarang ini, saya tidak terima," ucap fang yin dengan beruraian airmata.
Kedua tangan kaisar segera meraih lengan fang yin namun fang yin tidak bersedia untuk berdiri. Airmata yang membasahi kedua pipi fang yin membuat kaisar li shing terkejut dan sedih.
"Aku tahu apa yang kamu rasakan fang er, aku sendiri juga merasakan kemarahan atas apa yang telah terjadi kepadamu tapi aku dan permaisuri mempunyai hubungan baik, dia seperti sahabat dan tangan kananku meskipun dirinya tidak memberiku seorang putra!"
"Yang mulia telah berjanji kepada saya, jika permaisuri mencoba membunuh saya, yang mulia akan menghukumnya, semua bukti dan saksi telah membuktikan bahwa permaisuri Lin Yao bermaksud membunuh saya!"
"Para menteri menganggap peranmu tidak begitu penting di istana, mereka juga ingin menyingkirkan mu!!"
"Jika yang mulia izinkan, saya ingin membantu yang mulia untuk membuat para menteri itu menghentikan protesnya!"
Kaisar li shing menatap fang yin.
"Bagaimana cara kau membuat para menteri itu menghentikan demo ??!"
"Saya ingin meminjam stempel kerajaan yang mulia"
Kaisar li shing tersentak dan segera berdiri.
"Untuk apa stempel itu? Selain Ibu suri dan permaisuri, aku tidak mengizinkan siapapun untuk menyentuhnya!" Sahut kaisar li shing yang terkejut dengan kelancangan fang yin.
Perlahan fang yin berdiri seraya menghapus sisa airmatanya.
"Yang mulia pernah berjanji akan mengabulkan satu permintaan saya"
"Permintaan saya adalah saya ingin meminjam stempel itu selama satu minggu, setelah itu saya berjanji akan mengembalikan nya tanpa tergores sedikitpun kepada yang mulia," kata fang yin dengan menatap kaisar li shing.
Kaisar li shing terdiam selama beberapa saat, ia berbalik dan melangkah menjauh.
Di bukanya kotak kayu berukiran naga, di dalamnya terdapat stempel kerajaan yang berusia puluhan tahun.
"Aku tidak tahu untuk apa stempel ini, tapi aku percaya denganmu," kata kaisar li shing seraya menyerahkan stempel kerajaan kepada fang yin.
Fang yin tersenyum seraya menerima stempel itu.
"Terimakasih yang mulia, saya akan menggunakan stempel ini untuk menghentikan demo para menteri itu, saya lakukan hal ini hanya untuk menegakkan keadilan untuk saya, maafkan saya jika yang mulia menganggap saya terlalu egois, saya hanya ingin melindungi calon anak saya dan anak yang mulia"
"Aku mengerti fang er, kau tidak usah canggung, aku juga sangat marah dengan permaisuri yang begitu jahat kepadamu, Ku harap semua ini berakhir dengan baik, aku tidak bisa tunduk dan di atur oleh mereka karena aku sang naga, para menteri itu yang harus tunduk dengan titahku!" Kata kaisar li shing dengan tegas, kemarahan atas pengkhianatan permaisuri yang berusaha melakukan pembunuhan terhadap wanitanya.
Malamnya
Seorang wanita dengan menggenakan baju dan cadar serba hitam berjalan pelan mendekati seorang laki laki yang berdiri tidak jauh darinya, merasakan kehadiran orang asing, laki laki itupun berbalik.
Wanita itu membuka cadarnya.
"Nyonya fang yin!"
Fang yin melangkah mendekat dan akhirnya berhenti setelah berjarak cukup dekat.
"Aku memerlukan bantuanmu, lee!"
Lee menatap fang yin.
"Saya akan membantu Nyonya"
"Aku belum mengatakan bantuan apa yang ku inginkan darimu, tapi kau sudah bersedia"
"Tapi aku tidak mempermasalahkan tentang itu, aku ingin meminta bantuanmu untuk memaksa para menteri itu untuk menghentikan demonya, selama ini kau sudah ku anggap sebagai temanku karena kau mirip dengan kakak angkatku yang bernama jiangyin, karena itulah aku mempercayaimu untuk melakukan tugasku ini, apakah kau sanggup Lee?!"
"Akan saya usahakan"
Fang yin merogoh bajunya dan mengeluarkan stempel kerajaan.
"Bawa stempel ini untuk menyakinkan para menteri itu, biarkan mereka berpikir kalau kamu melakukan tugas dari yang mulia!" Kata fang yin seraya menyerahkan stempel kerajaan ke Lee.
"Saya akan menyelesaikan tugas ini secepatnya!" Jawab Lee tanpa ragu.
"Aku ingin pekerjaan bersih Lee, tidak ada yang boleh tahu tentang aku!"
"Ya Nyonya!"
Fang yin mendekat membuat Lee mencium aroma tubuh fang yin yang harum.
Sentuhan fang yin di bahu, membuat tubuh Lee menjadi kaku, kejantanannya meresponnya dengan cepat hingga celananya terasa sesak.
"Aku percaya kamu bisa melakukan tugas ini Lee"
"Karena itu aku memilihmu," ucap fang yin dengan menatap Lee.
"Ya Nyonya! Saya akan melakukannya!"
Fang yin menarik tangannya lalu memakai cadarnya kembali.
"Jika para menteri itu keras kepala, lenyapkan mereka!"
Terimakasih vote dan follownya
KAMU SEDANG MEMBACA
Fang Yin
Sonstigescerita ini hanya khayalanku saja, cerita dewasa, banyak adegannya, jika banyak typo salah nama tolong di maafkan.
