"Oy dari mana aja sih lo,pacaran mulu udah malem nih baru pulang."
"Woy iri bilang bos".
" Siapa juga yang iri sama lu".
"Ya udah gak usah cerewet nih martabak makan sono".
" Nah gitu kek".
"Udah lah bay Fia mau tidur".
" Ya udah sono.Baek banget dah lu".
"Ya iya lah."
Keesokan harinya gue udah siap siap tingal sarapan bareng keluarga gue.
"Fia ayo sarapan". Teriak Ibu.
" Iya bu".Jawab gue.
"Nak nanti kamu di anterin kak David ya".Kata ayah.
" Gak usah yah Fia di jemput temen nanti".
"Eh eh di jemput sapa lu Nando ya cie cie".
" Apaan dah lu iri bilang boss".
"Idih ya kalik gue iri sama lo".
" Ya kemungkinan lo iri sama gue kan lo jomblo".
"Ye belagu lo.Emang lo udah jadian sama Nando".
" Kagak sih wkwkwk".
"Jomblo bilang jomblo lu gak malu?".
" Kagak".Jawab gue.
"Udah pada makan napa sama sama jomblo jangan saling mengejek". Kata ayah.
" Aaaa ayah".Kata gue dan kak David bersamaan.
"Udah di makan."
"Iya yah". Jawab gue dan kak David.
Lima belas menit kemudian gue udah selesai makan dan Nando juga udah sampai di depan rumah gue.
" Fi udah siap?".
"Udah yok berangkat.Gue pamit kakak dulu ya".
" Iya".
"Kakak....". Teriak gue.
" Apa sih gue denger".
"Fia berangkat dulu ya.assalamualaikum."Kata gue sambil cium tangan kak David di iringi Nando.
" Waalaikumsalam.Hati-hati ya".
"Iya kak". Jawab Nando.
Setelah itu gue berangkat sekolah bareng Nando.Gak tau kenapa akhir-akhir ini gue ngerasa nyaman banget sama dia dan kita juga jarang berantem.Gue juga sempat bingung apa maksut semua ini.Tapi ya udah lah gak papa yang penting gue nyaman aja sama dia
Tak lama kemudian gue sama Nando sampai di sekolah.
" Fi masuk yok".
"Ayok".
Tiba tiba seorang laki-laki menepuk pundak gue dari belakang.
" Woy".Kata Andre.
"Apa sih kaget gue".
" cie cie jadian ya".Kata Desi.
"Kagak". Jawab Nando.
" Asli gue heran ama kalian berdua.Akhir-akhir ini gue lihat sering berangkat bareng.Ada apa nih".Kata Bagas.
"Ya emang berangkat bareng gak boleh?".
" Ya boleh si cuman kayaknya kalian jarang berantem akhir-akhir ini".Kata Bagas.
"Ya alhamdulillah lah kalau gue ama kadal jarang berantem.Kalian juga kan yang seneng gak denger suara merdu gue".
" Iya juga sih".Kata Desi.
"Ya udah ayo ke kelas". Ajak Nando.
" Meluncur".Jawab Bagas dan Bagus bersamaan.
*skip
Bel pulang sekolah berbunyi.Gue sama temen-temen langsung pulang ke rumah
"Oy gue duluan ya". Kata Nando.
" Yoi"Jawab Bagas.
Lima belas menit kemudian gue sama Nando sampai di depan rumah gue.
"Besok gue jemput lagi ya".
" Boleh."
"Ya udah gue duluan ya".
" Iya.Gak mampir?".
"Gak usah.Bay".
" Iya".Jawab gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kadal is my life || Compeleted
FanfictionCerita sudah tamat pada 15 November 2020 Langsung baca aja elahh
