Enam tahun berlalu.
Semuanya terasa sempurna.
Malam berganti pagi dan pagi kembali menjelang malam.
Indah, Semua berjalan baik.
Semua orang bahagia kecuali sudut hatinya yang masih merindukan orang yang sama.
Orang yang sudah sangat brengsek membuat dirinya jatuh terlalu dalam untuk mencinta.
.
.
"Aku tak tahu jika dua orang pencuri baru saja menerobos masuk ke dalam rumahku".
Hari itu ia tak pernah mengira Park Gyu Tae akan datang bersama banyak sekali pengawal, Pria tua itu membawa lebih dari sepuluh pria berbadan besar. Firasat-nya mengatakan sesuatu yang buruk akan segera terjadi dan semuanya menjadi sangat terang saat pria tua sialan itu melepas satu tembakannya begitu saja pada perut bagian kiri Cho Kyuhyun.
Ia tak tahu apa yang terjadi, Dalam waktu yang sangat cepat semuanya berubah menjadi pertumpahan darah. Kyuhyun mengeluarkan banyak sekali darah tapi pria menyebalkan itu masih memaksakan dirinya untuk tetap melawan para pengawal Gyu Tae yang semakin menggila.
"Jadi selama ini, Ayah dan ibumu yang bodoh itu menyembunyikan semua yang kubutuhkan untuk mengakuisisi kekayaannya disini?". Pria tua itu tertawa dengan sangat keras, "Bodohnya aku yang tak bisa membaca keadaan".
Kunci dan kotak kecil itu sudah berada di tangan Park Gyu Tae.
"Berikan itu padaku. Jangan berani untuk menyentuh sesuatu yang bukan milikmu-arghhhh".
Kyuhyun bereaksi dengan sangat cepat dengan berdiri kembali saat salah satu pengawal Gyu Tae kembali memelintir tangannya, "Brengsek, Jangan berani menyentuhnya seujung rambut pun. Lepaskan dia dan bicara saja padaku sialan".
Yu Ra menggeleng menatap Kyuhyun berharap pria itu mengerti isyarat tatapan matanya untuk berhenti memprovokasi emosi pria tua ini.
"Tidak ada lagi gunanya bicara denganmu sekarang, Kyuhyun-ah. Kau tak lebih dari barang yang sudah rusak sekarang yang harus ikut kulenyapkan".
"Brengsek, Aku akan membunuhmu. Kubilang lepaskan dia-argghhhhhhh".
Yu Ra membelalakkan mata sempurna saat pria tua itu kembali melepas satu tembakan tepat diatas dada kiri Kyuhyun.
Tidak, Pria tua sialan itu tak boleh menyakiti Cho Kyuhyun.
Dengan suara yang sangat gemetar, Ia berkata, "Cu-cukup. Urusanmu denganku bukan? Yang kau butuhkan aku bukan? Jangan, Cukup. Jangan melukainya lagi".
Gyu Tae tertawa dengan sangat dibuat-buat, Pria tua itu menghampirinya dengan tersenyum menyeringai, "Gadis pintar. Kau memang lebih bisa berpikir rasional dari Cho Kyuhyun bodoh itu tapi sayang sekarang semuanya sudah terlambat. Ahjussi brengsekmu itu sudah sangat mengusik rencanaku, Dia bahkan berani mencuri kunci rumah ini dariku. Sejak awal dia sudah membangkang padaku, Bukankah anak yang suka membangkang harus dihukum Yu Ra-ah?".
"Jangan dengarkan dia. Yu Ra-ah kau harus-arghhh brengsek".
Yu Ra kembali menggeleng keras, Saat salah satu pengawal yang memegangi tangan Kyuhyun memukul dengan sangat keras pipi pria itu.
"Ada yang bisa kau tawarkan padaku gadis kecil manis untuk bisa meloloskan ahjussi bodohmu itu dari kematian?".
Yu Ra menatap wajah tersenyum Gyu Tae dengan sangat marah, Pria tua itu kembali memainkan pistolnya dengan berkata, "Tidur denganku misalnya, Hmm?".
ANDA SEDANG MEMBACA
Love Punishment, End.
RomansJadi apa yang akan kau lakukan jika orang yang selama ini berada paling dekat denganmu justru menjadi alasan kehancuran kebahagiaanmu, Apa kau akan memilih untuk membunuhnya? Atau membiarkannya tetap berada di sampingmu untuk menghancurkannya secara...
