17. Murid Baru

567 54 0
                                        

Tidak seharusnya ia khawatir. Tapi terkadang, seseorang memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya dipikirkan.

-AKSARARINDU

•••

"PEMENANGNYA adalah Raga!"

Suara tepuk tangan terdengar di akhir pertandingan itu. Semua yang berada di lokasi kagum dengan pendatang baru itu. Baru kali ini ada yang bisa mengalahkan seorang Galang Abishar.

Sementara di tempat yang tidak jauh dari Raga, Galang menghentikan motornya. Laki-laki itu memukul setir sembari mengumpat-umpat. Sial!

"Gimana? Keren 'kan temen gue?" Andrew berjalan mendekati Galang yang tampak kesal.

Galang tidak menjawab, ia memilih menatap tajam ke arah Raga yang tengah dikerumungi oleh orang-orang yang tadi mendukungnya kini beralih menyoraki kemenangan Raga. Rahang Galang menegang, ia tidak suka kekalahan.

"Kenapa dia mau ikut balapan?" tanya Galang pada Andrew, ia sepertinya tertarik ingin lebih tau tentang Raga.

Terlihat Raga turun dari motor Andrew, lalu berdiri  di samping motornya sendiri. Ia berbincang dengan orang-orang yang mengajaknya bicara.

"Dia butuh duit, Bro," Andrew tersenyum sinis, "kayaknya lo gak terima dia kalahin lo."

"Bacot lo!" umpat Galang, lalu turun dari motornya. Ia berjalan mendekati Raga dan langsung mengajak tos tanda memberi selamat.

Raga membalas tangan Galang, "Thanks."

Galang menoleh ke arah Kibo, menaikkan satu alisnya. Saat itu juga Kibo langsung datang dan mengeluarkan uang dari tasnya.

"1 Juta 'kan?" tanya Kibo.

Galang menggeleng, lalu merampas tas itu dari  Kibo. "Gue lagi mood, ini buat lo," ujarnya sembari memberikan semua uang yang ada di dalam tas itu pada Raga.

Raga menatap uang di tangan Galang. Dilihat dari tebalnya, sepertinya uang itu berjumlah lebih dari sepuluh juta.

"Lo balapan karena butuh duit 'kan? Ambil aja, itung-itung gue lagi sedekah," ujar Galang dengan sombongnya.

Raga mengambil uang yang disodorkan untuknya, lalu memisahkan sebanyak dua ratus lima puluh ribu. Ia mengantong uang itu dan meraih tangan Galang, meletakkan dengan kasar sisa uang tadi di telapak tangan laki-laki itu.

"Gue cuma butuh 250 Ribu," ujarnya.

Semua yang ada di sana tersentak, apalagi Andrew. Mereka yang ada di sana tahu, bahwa Galang tidak suka penolakan.

"Gue memang orang susah, tapi bukan berarti gue mau dikasihani." Raga naik ke motor scoopy-nya, langsung memakai helm yang bertengger di spion. Ia menyalakan motornya, "Gue cabut!" Lalu menancap gas dan membelah keramaian itu.

•••

Raga mengepal tangannya, rahangnya menegang. Laki-laki itu sekarang duduk di samping Aileen, memasangkan sebuah earphone di telinga gadis itu. Ia menatap tajam ke arah Galang, terasa darahnya mendidih saat itu juga. Mengapa Galang memakai seragam SMAN 1 Mourem?

Aileen tersentak saat sebuah tangan menempelkan earphone di telinganya. Lagu Jatuh Hati oleh Raisa mulai terdengar, membuatnya dengan cepat menyeka air bening di matanya yang hampir terjatuh. Ia menoleh, menatap laki-laki yang duduk di sampingnya.

AKSARA RINDU (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang