Arka berjalan di koridor sekolah dengan santai seolah tak terjadi apapun. Diikuti oleh genknya.
Brukk..
Seorang cewek baru saja keluar kelas dengan membawa setumpuk buku yang banyak.
"Maaf ga sengaja" ujar cewek itu sembari mengambil buku yang jatuh kelantai. Setelah selesai mengambil buku-bukunya Vava kembali berdiri,disuguhkan wajah Arka yang nampak datar,bersama genknya.
Tanpa berkata apapun Vava berlalu melewati mereka.
"Ka.."panggil Ares. Arka tak menjawab,ia langsung melanjutkan langkahnya.
🍉🍉🍉
"Ini udah semuanya Va?" Tanya Kavita diruang guru,Vava mengangguk.
"Yaudah yuk kantin" ajak Kavita. Vava mengangguk mengiyakan.
"Tadi gue nabrak Arka" Vava tiba-tiba berucap saat berjalan dikantin,sontak Kavita menghentikan langkahnya,menatap sahabatnya itu.
"Terus lu ngomong apa?"
"Minta maaf"
"Dia bales gimana?"
"Diem"
"Yaudah lah Va,lupain aja,lagian kan first love nya udah balik" Kavita kembali berjalan.
"Iya tau,tapi hubungan gue sama dia gimana?"
"Iya juga si,yaudah ntar gue bantu cari waktu biar lu bisa tatap muka berdua sama dia"
"Hmmm" pasrah Vava.
"Gue udah pesenin makanan buat kalian,buruan makan"Ujar Dania disela-sela makannya.
"Duh baik bngt sih Dan" Puji Kavita lalu mengambil makanya.
"Soedari doeloe" ujar Dania dengan mulut penuh makanan.
"Ntar gue tampar lu Dan" Kesal Zida pada Dania,Dania tidak menggubrisnya,ia hanya mementingkan makannya.
"Balek kelas yuk" Ajak Zida seusai menyelesaikan makannya. Dibalas anggukan oleh yang lainnya.
Selama pelajaran berlangsung pikiran Vava entah pergi kemana. Ia sama sekali tidak bisa memahami pelajaran.
"Sekian dari bapak,kita lanjutkan ke pertemuan berikutnya. Selamat pulang dan hati-hati dijalan"
"Nongkrong dulu kuy,lama ga ngumpul nih" Ujar Dania.
"Bolehtuh" Zida mempersetujui.
"Gue sih oke-oke aja. Lu gimana Va?" Tanya Kavita. Vava mengangguk pelan sembari menyuguhkan senyuman tipis.
"Kuy Gas" ucap Dania bersemangat,ia langsung menarik sahabatnya itu keluar kelas untuk menuju parkiran.
Mereka menaiki mobil Kavita satu persatu.
"Lu kagak izin abang lu dulu?" Tanya Zida saat Vava hendak masuk kedalam mobil.
"Kagak,gue dianter tadi" Vava lantas masuk kedalam mobil setelah memberi jawaban pada Zida.
______________________
KAMU SEDANG MEMBACA
ARKA & VAVA
Ficção AdolescenteArka Aldivero Orlando,ketua geng motor terbesar. Dibalik sikapnya yang terlihat dingin dan kejam, sebenarnya ia orang yang baik dan perhatian pada orang disekitarnya. Vava Gabriella Mahendra,berbanding terbalik dengan Arka. Sikapnya yang terlihat pe...
