Fourty Seven

1K 116 36
                                        

" Tapi ini sudah diluar konteks perjanjian kita Tuan Jackson, anda hanya meminta kami untuk mencari tahu hubungan Kevin dan Jessica, kalau anda meminta kami harus memata matai Kevin lebih jauh, saya minta maaf saya tidak bisa melakukannya" ucap Fajar dengan tegas

Jackson tersenyum sinis

" Anda pikir, jumlah uang yang saya berikan itu adalah harga untuk satu informasi , ternyata anda tidak sepintar yang saya duga Tuan Fajar yang terhormat"

Fajar menghembuskan napas berat

" Tapi setidaknya anda harus memberitahu saya terlebih dahulu, kalau akhirnya begini, saya tidak akan menerima bantuan anda" sesalnya kemudian

Setelah kepulangan nya waktu itu ke London, dia pikir semua masalahnya dengan Jackson selesai, tapi dia lupa kalau Jackson adalah mafia licik, dia merasa benar benar  terjebak sekarang,

Jackson mengangkat kedua kakinya keatas meja, sambil menyadarkan punggung pada sandaran kursi, sebelah tangan nya sibuk dengan sebatang cerutu yang terselip dibibirnya, meniupkan asap berbentuk lingkaran

" Saya tidak sebodoh itu menukar investasi dalam jumlah besar hanya untuk sesuatu yang sebenarnya bisa saya dapatkan sendiri dengan mudah, tapi pilihan ada ditangan anda, mengikuti permintaan saya, atau bisnis anda berakhir mengenaskan, dan kemungkinan terburuk, Keluarga Mahendra akan mengetahui apa yang sudah anda lakukan" ucap Jackson santai tapi menohok Fajar dengan telak

Fajar tersentak saat tangan Bintang menyentuh bahunya

" Honey, Om Rey nanyain kamu tuh"

Fajar tersenyum kikuk "gimana om?'

Reynaldi menatap keponakannya itu dengan seksama,

" Apa yang sedang kau pikirkan?" tanyanya penuh selidik.

" Gak ada Om, cuma sedikit masalah bisnis, makanya aku balik lagi kesini," jawab Fajar sekenanya.

" Itu yang Om tanyakan tadi, tidak biasanya kau bolak balik seperti ini, apa ada sesuatu yang serius? mungkin Om bisa bantu"

" Sedikit serius Om, tapi aku bisa menghandlenya" elak Fajar dengan sopan

"Baiklah, jangan sungkan kalau kau butuh bantuan" ucap Reynaldi lagi,

Fajar memgangguk " makasih om"

Mereka beranjak  menuju meja makan setelah Bi suti mengatakan kalau makan malam sudah siap

Disana sudah ada Karin dan Jessica, sementara Kevin masih belum pulang, setelah pertemuan tadi siang dia lansung bergegas kembali kekantor

Melihat kehadiran Fajar dan Bintang, Jessica bersikap biasa saja, dia tetap  menerbitkan senyum tulus.

Malah Bintang yang nampak gugup, dia malu mengingat apa yang dia lakukan beberapa waktu lalu

" Kakimu kenapa Jess?" tanya Fajar mengurai kecanggungan

" Hanya cedera kecil," kekeh Jessica menampilkan deretan gigi putihnya,

" Cedera kecil? tapi harus duduk dikursi roda?"

" Kau seperti tidak tahu bagaimana sepupu mu Jar, lebay akut"

Spontan Fajar tertawa mendengarnya

" Sepupuku itu terkena syndrom bucin rupanya"

" Keturunan siapa dulu, " timpal Reynaldi memperjelas

" Jadi Dad bucin juga sama Mommy?"tanya Jessica penasaran

Duo Inteligent Police (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang