Buk...buk...
Satu persatu anak buah Jackson mulai bertumbangan , Kevin , Jessica dan Morgan bekerjasama untuk saling melindungi, setelah membaca situasi mereka memutuskan untuk melakukan serangan lansung bersama orang orang bayaran Reynaldi yang sudah sangat terlatih. Sementara anggota kesatuan yang bersedia membantunya di minta Kevin untuk bergabung dengan Alex dan bersiaga menggagalkan transaksi ilegal
" Mila awas" refleks gadis itu merunduk begitu mendengar aba aba Kevin,
Dor...dor..dor
Satu orang snipper yang berada dilantai satu jatuh kebawah begitu tembakan Kevin mengenai sasaran
Karena sibuk bertarung fisik, Jessica sampai lupa memperhatikan keadaan sekitar, terlebih karna suasana malam dan pencahayaan temaram menyulitkan pandangan mereka
" Makasih sayang"
" Jangan makasih dulu sayang, ini baru awal , fokus kedepan"
Jessica terperangah, yang benar saja belum sempat mereka menarik napas setelah berhasil melumpuhkan garda depan pertahanan mansion ini, sekarang datang lagi segerombol pasukan yang menghadang
Buk...buk
Pertarungan sengit tak terelakkan, pihak musuh mulai tersudut, mungkin karena tidak siap menghadapi serangan tiba tiba apalagi mereka hanya menggunakan tangan kosong karna tidak sempat mempersiapkan senjata
" Katakan dimana kalian menyekap mereka" ujar Kevin geram, tangannya mencengkram leher salah seorang dari mereka dengan keras,
"Bbbawah ttanah,kkkmaar atass lantai 3"
Kevin melepaskan dengan kasar , lalu memukul tengkuk pria yang sudah tidak berdaya itu hingga tersungkur, tak ada lagi sosok baik yang tergambar dalam ekspresi Kevin, saat ini pria tampan itu terlihat menakutkan, mata elangnya memancarkan emosi yang luar biasa, sehingga lawan yang melihatnya ciut seketika
Kevin melangkahkan kaki kedalam begitu mendapat kesempatan, beberapa dari anak buah Jackson yang berjaga didepan pintu mengambil ancang ancang, Kevin bergerak tanpa gentar dia mengangkat senjatanya, seolah mengerti dengan apa yang akan dilakukan Kevin, orang orang tersebut memundurkan langkah dan berlari kesembarang arah.
Kevin tidak menghalangi, dia yakin Jessica dan Morgan mampu mengatasinya, saat sudah berada didalam ruangan, hanya kesunyian yang menyambutnya, tak terlihat ada siapa pun, jadi benar dugaannya, Jackson sedang tidak berada ditempat, berkemungkinan pria itu sedang ke undangan atau menjalankan aksinya di pelabuhan, tapi saat ini misi penyelamatan lebih penting, dia juga percaya Hans, Michelle maupun Alex akan bisa menyelesaikan misi dengan baik sesuai dengan arahan yang sudah dia berikan.
Bola mata Kevin bergerak awas, senjatanya kembali dia persiapkan, dan begitu memastikan keadaan aman Kevin menaiki anak tangga menuju lantai 3, menyusuri satu persatu kamar yang ada disana
Dan mendapati sebuah pintu lengkap dengan kunci otomatis dibagian sisinya, Kevin yakin itulah ruangan yang dia cari.
Pria itu mengarahkan pistolnya pada tombol tombol disana
Dor dor..
Krek,
Pintu sudah bisa dibuka dan bergegas Kevin masuk kedalam,
" Tante Rheina, "
Wanita paruh baya yang sedang memeluk seorang wanita hamil yang nampak ketakutan menoleh, dia terkejut bercampur lega melihat kehadiran Kevin
" Kita harus bergerak sekarang Tan, mumpung Jackson sedang tidak ada"
" Ayo Mel, " ajaknya pada Melina yang sedari tadi menegang, terlihat ragu untuk mengikuti langkahnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Duo Inteligent Police (END)
FanficKevin Elang Mahendra , hanya bisa pasrah saat sang atasan memintanya menerima Jessica kiara Mila bergabung dalam Tim Khusus yang dipimpinnya,, gadis angkuh dan sok pintar yang sudah menjatuhkan wibawanya
