22. Ice Cream Coklat

1.3K 124 5
                                        

Aku mengikuti langkah Rian yang sudah berjalan terlebih dahulu.

"Ki, saya mau ice cream, boleh?"

Aku mengangguk, lagipula sepertinya aku juga butuh penetralisir.

"Mau rasa apa, Ki?" Seru Rian saat kami sudah didepan kasir.

"Coklat aja, Jom!" Balasku.

Saat aku ingin mengeluarkan dompetku, lagi lagi Rian menahannya.

"Saya yang ngajak, gak apa apa," balasnya

Aku menghela nafas, kebiasaan Rian. Aku sebenarnya gak suka kalo kemana mana tapi dibayarin gini, gak enak.

"Yuk duduk, nanti diantar," serunya.

Aku mengangguk, ya aku tahu pasti akan berakhir berbincang lebih lama disini, karena Rian tahu aku tidak akan mau makan atau minum tanpa duduk.

Aku mencari tempat duduk yang nyaman. Membuka ponselku dan menjawab beberapa pesan dari Bella.

Aku melihat Rian yang duduk di hadapanku, aku meletakkan ponselku, takut takut dia jadi canggung gara gara aku sibuk dengan ponsel.

Tapi ternyata Rian juga bermain ponsel, ah yasudah, aku lanjut membalas beberapa pesan masuk saja.

Aku dan Rian sibuk bermain ponsel sampai pesanan kami datang. Aku melihat Rian, dia tersenyum.

"Jom, gue foto dulu bentar boleh gak?" Tanyaku.

"Boleh, buat apa?" Balasnya

"Mau pamer ke Bella, dia suka banget ice cream coklat soalnya!" Seruku. Ya, aku selalu ingat Bella kalo melihat ice cream coklat. Kalo aku maniak coffe, Bella maniak ice cream rasa coklat ini. Sekali makan, dia bisa menghabiskan tiga mangkuk atau bahkan lebih.

Rian mengangguk pelan sembari terkekeh, aku mulai mengambil beberapa gambar yang sekiranya bagus. Setelah selesai langsung aku kirim ke Bella.

"Gak di post di snapgram Ki?" Tanya Rian.

Aku tersentak, eh? Buat apa Rian menanyakan itu? Sebenarnya tadi juga mau aku upload ke snapgram karena hasil fotonya lumayan, tapi aku takut nanti Rian jadi risih atau gimana.

"Boleh Jom?"

Rian tertawa, "Ya boleh lah. Masa iya saya larang kamu? Yang punya account kan kamu!"

Aku tersenyum, langsung mengedit sedikit foto yang aku ambil dan mempostingnya ke snapgram.

Aku tersenyum, langsung mengedit sedikit foto yang aku ambil dan mempostingnya ke snapgram

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Udah ayok habisin Ki, keburu kemaleman!" Seru Rian.

Aku tersentak, langsung buru buru mengambil sendok dan memakan ice cream nya.

"Ki," panggil Rian ketika ice cream ku sudah setengah.

"Kenapa Jom?"

"Boleh pinjem tangan?"

Moonlight | Rian ArdiantoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang