20. Hari Terakhir

1.5K 136 0
                                        

Setelah menerima medali, seluruh atlet dibimbing untuk mengadakan konferensi pers.

Benar, Indonesia berhasil meraih medali perunggu. Hasil yang cukup baik.

Rian sedari tadi menyapu pandangannya, mencari teman temannya yang belum terlihat sejak tadi.

"Jom!" Rian menoleh, melihat Kevin yang sudah memakai baju santai.

"Pada kemana sih Vin?"

"Pada ganti baju, lu gamau ganti baju dulu?"

Rian menghela nafas, "Yah ilah, gue kira gue telat, makanya buru buru. Yaudahlah gue ganti baju dulu bentar," seru Rian sembari meraih celana santainya dan berjalan kearah kamar kecil di pojok ruangan.

"Kok lu ganti celana doang?" Tanya Kevin ketika melihat Rian yang keluar kamar kecil masih dengan Jersey di tubuhnya.

"Gue lupa bawa kaos ke dalem. Gue ganti disini aja, gak ada orang kan?" Tanya Rian meraih kaos nya dari dalam tas.

Kevin melihat sekeliling, players lounge ini memang sepi, "Yaudah cepet Jom,"

Rian mengangguk, "Madep belakang lu, Vin!" Sarkas Rian.

"Ih lebay lo, biasa di lapangan juga sembarangan aja buka baju!" Balas Kevin, tapi dia tetap menuruti Rian, membalikkan tubuhnya membelakangi pintu masuk, juga Rian.

"Duh mbak Wid kema-" seru seseorang ketika Rian baru ingin memakai kaosnya, bersamaan dengan pintu Players lounge yang terbuka.

Rian tersentak, begitu juga wanita yang kini terdiam didepan pintu. Ia langsung menundukkan wajahnya, menatap lantai.

"Jom, maaf ya. Gue gak sengaja, permisi,"

Rian masih menatap wanita itu, dia sebenarnya bingung bercampur kaget. Habisnya kan dia belum memakai bajunya, tiba tiba ada Kia. Iya, Azkia.

"Jom, udah belom?" Sergah Kevin.

Rian tersadar, langsung buru buru memakai kaosnya. "Udah Vin,"

Kevin membalikkan tubuhnya menghadap Rian, "Tadi gue kayak denger suara cewe Jom,"

Rian mengangguk, memasukkan Jersey nya kedalam tas.

"Kia tadi masuk sini," jelasnya.

"Hah? Kia? Masa sih?" Tanya Kevin beruntun.

Rian menghela nafas, ini lama lama Kevin bisa gantiin mbak Wid jadi wartawan!

"Kok dia manggil lu 'Jom' sih? Dan pake lu-gue?" Selidiknya.

Rian kembali menghela nafas, Kevin gampang lupa apa gimana sih? Tadi pagi kan Rian memberitahu apa yang ia dan Kia bicarakan.

"Kan gue yang minta!"

Kevin memutar bola matanya malas. "Lu mau serius gak sama Kia Jom?"

Rian mengernyit, Kevin kenapa sih? Kok tiba tiba menanyakan hal begitu?

"Lu pikir gue main main?"

Kevin tersenyum, "Ok! Lo, beneran suka sama Kia!"

Rian menatap Kevin. Soal hal itu, Rian sebenarnya masih ragu, masa dia beneran suka sama Kia sih?

"Kata lu gue suka sama Kia Vin?"

"Ya iyalah, jelas banget itu mah!" Seru Kevin.

"Gini deh. Hari ini kan hari terakhir disini, dan pas banget hari ini ada night market yang cuma ada sebulan sekali. Lo kesana bareng Kia!" Sambungnya.

Moonlight | Rian ArdiantoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang