The second women 16

2.4K 278 44
                                        

Fakta bahwa sebaik apapun menyimpan bangkai pasti suatu saat akan tercium juga .
Itulah kenyataan yang terjadi , sebaik apapun Sasuke menyimpan rahasia dari dunia , satu dari seribu orang pasti akan mengetahuinya .
Dan saat ini , orang - orang terdekat Sakura sudah mengetahuinya .

Tak lama lagi , publik akan mendengar skandal ini .

Wanita jahat itu ingin menghancurkan Sakura dari belakang ? Maka berbeda dengan Sakura yang akan menghancurkan dari depan , ia sudah siap melakukan perang terbuka dengan dua wanita murahan itu .

Sakura tidak akan membiarkan siapapun yang sudah menyakitinya akan hidup bahagia . Enak saja !

Dan soal melepaskan Sasuke ? Sakura tidak akan melepaskan Sasuke semudah itu , ya walaupun dalam hatinya yang terdalam ia merasa tersakiti dan terluka .
Namun apa yang telah menjadi miliknya tidak akan di biarkan di ambil orang .
Ia akan mengikuti permainan yang coba di lakukan mereka .

"Nyonya !"

Suara itu membuyarkan lamunan Sakura .
Di depannya tengah berdiri Sasori dan juga Karin sekertaris pribadinya .

"Apa ?"

"Anda melamun ."

"Ayo ke ruang kerja ." Ajak Sakura kemudian bangkit dan melenggang pergi meninggalkan dua orang yang masih terdiam .

"Cepatlah kemari atau kalian tidak akan tau apa yang terjadi ." Teriak Sakura dengan nada perintah .

Keduanya tergopoh mengikuti langkah Sakura
Yang sudah hilang bersama tertutupnya pintu lift .

Tidak ingin menunggu akhirnya Karin dan Sasori berlari ke arah tangga dan bergegas naik menyusul Sakura . Jangan sampai Sakura menunggu atau mereka akan mendapat hukuman dari wanita arogant itu .

Gosh !

Gosh !

Gosh !

Gosh !

Nafas keduanya memburu , mereka sudah tiba terlebih dahulu di depan ruang kerja Sakura .

"Aku lelah sekali Sasori ." Ucap Karin dengan nafas tersengal . Sambil kembali memakai high hels yang sempat ia lepaskan saat berlari kemari .

"Kau pikir aku tidak ? Hah , Hah ."

Tak lama terlihat Sakura berjalan santai ke arah mereka .

"Wow , kalian hebat ." Ucap Sakura , entah itu pujian atau ledekan .

Setelah Sakura memasukan kata sandi dan sensor bola mata di depan pintu . Akhirnya pintu terbuka , Sakura masuk di ikuti Sasori dan Karin .

"Boleh saya ambil minum Nyonya ?" Tanya Karin dengan tenggorokan yang sudah kering . Apalagi setelah ia berlari dari lantai satu hingga lantai tiga .

Mansion ini lebih luas dari pada gedung putih .

"Hn ."

Karin dengan senang hati melangkah ke arah kulkas yang ada di ujung ruangan . Ia mengambil dua botol air mineral dan menyerahkannya pada Sasori .

Sasori masih diam saja , ia menerima minuman yang di sodorkan Karin padanya .

"Setelah minum , cepatlah ke dokter Shizune . Aku takut racun itu akan membunuhmu , Karin ." Ucap Sakura tiba - tiba dengan seringai jahat .

The Second WomanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang